Cibinong, Bogor — Rabu, 12 November 2025.
Lazisnur bersama PT Askrindo Syariah kembali meneguhkan komitmennya dalam memberdayakan pendidikan anak-anak yatim dan dhuafa melalui penyaluran Program Beasiswa Si Hebat. Acara penyaluran tahun 2025 ini dilaksanakan di SDIT Harapan Ummat, Cibinong, Kabupaten Bogor. Kegiatan ini menandai tahun kelima program kolaborasi antara Lazisnur dan Askrindo Syariah yang telah secara konsisten memberikan dukungan pendidikan berbasis dana zakat perusahaan.
Latar Belakang Program Beasiswa Si Hebat
Program Beasiswa Si Hebat merupakan bentuk nyata kepedulian sosial PT Askrindo Syariah melalui lembaga amil zakat Lazisnur dalam upaya meningkatkan akses pendidikan bagi anak-anak yatim dan dhuafa. Sejak pertama kali diluncurkan pada tahun 2021, program ini telah menjadi salah satu bentuk penyaluran zakat produktif yang berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia di kalangan mustahik.
Beasiswa ini tidak hanya berupa bantuan biaya pendidikan, tetapi juga mencakup pendampingan moral, spiritual, dan motivasi agar para penerima manfaat mampu tumbuh menjadi generasi unggul yang berakhlak mulia, berprestasi, dan mandiri.
Direktur Utama Lazisnur, Bapak Hadi Saptiono, S.Pi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa program Beasiswa Si Hebat merupakan wujud nyata sinergi zakat korporasi yang tepat sasaran dan berdampak jangka panjang.
“Zakat perusahaan seperti yang dilakukan oleh Askrindo Syariah ini adalah contoh penerapan maqashid syariah dalam konteks modern. Melalui program beasiswa, zakat tidak hanya diberikan untuk memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi diarahkan untuk membangun masa depan penerima manfaat melalui pendidikan,” ujar Bapak Hadi Saptiono.
Beliau menambahkan bahwa Lazisnur berkomitmen untuk terus menjaga akuntabilitas dan profesionalitas dalam setiap penyaluran, agar dana zakat benar-benar tersalurkan sesuai dengan asnaf yang telah diatur dalam Al-Qur’an dan diperkuat oleh fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Penyaluran Tahun ke-5: Meningkatkan Akses Pendidikan di Tiga Kecamatan
Pada penyaluran tahun ke-5 ini, Lazisnur dan Askrindo Syariah menyalurkan beasiswa kepada 40
penerima manfaat (PM). Mereka terdiri dari:
15 siswa tingkat SD,
15 siswa tingkat SMP, dan
10 siswa tingkat SMA.
Para penerima manfaat berasal dari tiga kecamatan di Kabupaten Bogor, yaitu Bojonggede, Tajurhalang, dan Cibinong. Ketiganya merupakan wilayah dengan konsentrasi anak yatim dan dhuafa yang cukup tinggi serta memiliki semangat belajar yang luar biasa.
Dalam acara tersebut, para siswa penerima manfaat hadir bersama orang tua dan guru pendamping. Mereka menerima beasiswa secara simbolis yang diserahkan langsung oleh perwakilan Lazisnur dan pihak sekolah.
Kepala Sekolah SDIT Harapan Ummat, Bapak Ajat Sudrajat, M.Pd, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas terselenggaranya program tersebut.
“Kami merasa bangga karena SDIT Harapan Ummat menjadi tempat pelaksanaan kegiatan mulia ini. Program Beasiswa Si Hebat telah menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara lembaga zakat dan korporasi dapat melahirkan generasi unggul yang berdaya dan berakhlak Qurani. Kami berdoa agar program ini terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak siswa di masa mendatang,” tutur Bapak Ajat Sudrajat.
Zakat Perusahaan sebagai Pilar Keadilan Sosial
Dana beasiswa yang disalurkan dalam program ini bersumber dari zakat perusahaan Askrindo Syariah. Berdasarkan prinsip syariah, zakat perusahaan wajib disalurkan kepada delapan golongan (asnaf) penerima zakat sebagaimana disebutkan dalam Surah At-Taubah ayat 60, salah satunya adalah fi sabilillah dan fakir miskin. Dalam konteks program beasiswa ini, dana zakat diarahkan kepada anak-anak dari keluarga dhuafa yang memiliki semangat belajar tinggi, sehingga tergolong dalam asnaf yang berhak menerima zakat.
Ketua UPZ Askrindo Syariah, Bapak H. Farid Daturrahmah, dalam kesempatan terpisah menyampaikan rasa syukur atas kelancaran penyaluran tahun ini.
“Alhamdulillah, tahun ini menjadi tahun kelima kami bersinergi dengan Lazisnur dalam program Beasiswa Si Hebat. Kami berharap dana zakat perusahaan ini dapat terus memberi manfaat nyata bagi penerima beasiswa. Doakan agar seluruh karyawan Askrindo Syariah senantiasa diberi keberkahan dalam setiap langkahnya,” ujar beliau.
Beliau juga menegaskan bahwa komitmen Askrindo Syariah dalam mengelola dan menyalurkan zakat perusahaan merupakan bagian dari tanggung jawab sosial dan spiritual perusahaan untuk berkontribusi pada pembangunan umat melalui sektor pendidikan.
Baca Juga : PT Askrindo Syariah bekerja sama dengan Lazisnur menyalukan program Beasiswa Si Hebat
Peran Strategis Lazisnur sebagai Lembaga Amil Zakat
Sebagai mitra pelaksana, Lazisnur memegang peranan penting dalam memastikan bahwa dana zakat dari Askrindo Syariah disalurkan tepat sasaran dan sesuai ketentuan syariah. Lazisnur melakukan proses seleksi penerima manfaat secara ketat, dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi, prestasi akademik, serta semangat belajar para calon penerima.
Selain penyaluran beasiswa, Lazisnur juga berperan dalam melakukan pendampingan kepada para siswa penerima manfaat. Pendampingan ini meliputi pembinaan spiritual, motivasi belajar, dan pelatihan karakter Islami. Dengan pendekatan ini, Lazisnur berharap para penerima manfaat tidak hanya berprestasi di bidang akademik, tetapi juga tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak mulia dan peduli terhadap sesama.
“Kami ingin memastikan bahwa beasiswa ini bukan sekadar bantuan finansial, tetapi menjadi jembatan perubahan. Karena pendidikan adalah kunci untuk memutus rantai kemiskinan,” tegas Bapak Hadi Saptiono.
Dampak Nyata Program Beasiswa Si HebatSelama lima tahun pelaksanaannya, program Beasiswa Si Hebat telah memberikan dampak positif yang signifikan. Puluhan siswa yatim dan dhuafa kini dapat melanjutkan pendidikan tanpa khawatir akan kendala biaya sekolah. Beberapa penerima beasiswa bahkan telah menunjukkan prestasi akademik yang membanggakan, baik di tingkat sekolah maupun lomba-lomba keislaman.
Bagi orang tua penerima manfaat, program ini juga menjadi sumber kebahagiaan dan kelegaan. Salah satu wali murid penerima beasiswa, Ibu Mariah, seorang tuna netra yang berjuang sendiri membesarkan dan mendidik kedua anaknya, warga Bojonggede, menyampaikan rasa syukurnya.
“Saya sangat berterima kasih kepada Lazisnur dan Askrindo Syariah. Anak saya bisa tetap sekolah dengan tenang. Beasiswa ini sangat berarti bagi kami yang sedang berjuang memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.
Program ini sekaligus menjadi sarana edukasi masyarakat tentang pentingnya zakat perusahaan dalam membangun keadilan sosial dan pemerataan kesempatan belajar bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Kolaborasi Lembaga dan Korporasi: Model Pemberdayaan Berkelanjutan
Sinergi antara Lazisnur dan Askrindo Syariah dalam program Beasiswa Si Hebat membuktikan bahwa zakat korporasi dapat menjadi instrumen efektif untuk pembangunan sosial berkelanjutan. Kolaborasi ini menggabungkan kekuatan korporasi yang memiliki sumber daya finansial dengan keahlian lembaga zakat dalam melakukan verifikasi dan penyaluran yang sesuai syariah.
Dengan demikian, program ini menjadi model kemitraan yang dapat ditiru oleh perusahaan-perusahaan lain dalam menjalankan tanggung jawab sosial berbasis zakat. Tidak hanya menyalurkan bantuan, tetapi membangun sistem keberlanjutan yang menciptakan dampak sosial jangka panjang.
Direktur Marketing Lazisnur Bp Yusuf Cakhyono, menegaskan bahwa kemitraan strategis seperti ini adalah salah satu bentuk nyata penerapan “Corporate Zakat Responsibility” atau tanggung jawab zakat korporasi.
“Kami berharap semakin banyak perusahaan yang terinspirasi untuk menunaikan zakatnya melalui program-program yang berdampak. Dengan zakat, infaq, dan sedekah yang dikelola secara profesional, insyaAllah kita bisa memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi umat,” ujar beliau.
Baca Juga : Aliran Pahala Tak Terputus: Sumur Baru untuk 150 Santri Putri Pesantren Annur
Pendidikan sebagai Jalan Kemandirian
Dalam perspektif syariah, pendidikan adalah bagian penting dari upaya pemberdayaan mustahik agar kelak dapat bertransformasi menjadi muzakki (pemberi zakat). Oleh karena itu, pemberian beasiswa bukan sekadar santunan, melainkan investasi sosial yang berorientasi pada kemandirian.
Program Beasiswa Si Hebat menjadi salah satu langkah konkret menuju hal tersebut. Anak-anak penerima manfaat didorong untuk berprestasi, memiliki cita-cita tinggi, serta memiliki kepedulian sosial terhadap lingkungan sekitarnya.
Lazisnur juga berencana mengembangkan program lanjutan bagi para alumni penerima beasiswa, seperti pelatihan soft skill, pelatihan kewirausahaan, dan pembinaan kepemimpinan Islami, agar dampak program semakin meluas.
Program ini menjadi bukti nyata bahwa dengan kolaborasi dan komitmen bersama, zakat dapat menjadi solusi bagi permasalahan sosial, terutama di bidang pendidikan. Dengan dukungan berbagai pihak, Lazisnur dan Askrindo Syariah optimistis bahwa program Beasiswa Si Hebat akan terus berlanjut dan memberikan inspirasi bagi lebih banyak anak-anak Indonesia untuk bermimpi dan berjuang mencapai masa depan yang lebih baik.
