Update Program

Dari Amanah Menjadi Manfaat: 17 Program LAZISNUR Menjangkau 973 Penerima Manfaat di Januari 2026

Sepanjang Januari 2026, LAZISNUR terus mengikhtiarkan amanah para donatur melalui berbagai program yang menyentuh aspek dakwah, pendidikan, kesehatan, ekonomi, serta sosial kemanusiaan. Seluruh program dirancang agar tidak hanya membantu secara sesaat, tetapi juga menghadirkan kebermanfaatan yang berkelanjutan. Berikut narasi pelaksanaan program secara rinci: 📘 BIDANG DAKWAH Bantuan Masjid & Mushola LAZISNUR menyalurkan bantuan untuk 1 masjid/mushola di 1 desa, 1 kecamatan, 1 kabupaten, sebagai bentuk dukungan terhadap pusat ibadah dan kegiatan umat. Bantuan sebesar Rp180.000 ini diharapkan dapat membantu keberlangsungan aktivitas keagamaan masyarakat. Kafalah Dai Melalui program Kafalah Dai, LAZISNUR mendukung 23 dai yang berdakwah di 7 desa dan 6 kecamatan. Bantuan senilai Rp24.725.000 diberikan sebagai bentuk apresiasi dan dukungan agar para dai dapat terus mengabdi membina umat hingga ke pelosok. Literasi Islam Program Literasi Islam menjangkau 50 penerima manfaat individu di 1 desa dan 1 kecamatan. Bantuan sebesar Rp2.750.000 difokuskan untuk meningkatkan pemahaman keislaman masyarakat melalui sarana edukasi keagamaan. Peduli Majelis Taklim LAZISNUR juga mendukung 1 majelis taklim di 1 desa dan 1 kecamatan dengan bantuan Rp7.000.000, guna memperkuat peran majelis taklim sebagai ruang pembinaan keislaman dan sosial masyarakat. ➡️ Total Bidang Dakwah:73 individu | 2 lembaga | Rp34.655.000 💼 BIDANG EKONOMI & PEMBERDAYAAN UMKM Hebat Program UMKM Hebat menyasar 2 lembaga UMKM di 2 desa dan 2 kecamatan. Bantuan sebesar Rp30.200.000 difokuskan untuk mendukung penguatan usaha produktif agar mampu menciptakan kemandirian ekonomi dan membuka peluang keberlanjutan bagi mustahik. ➡️ Total Bidang Ekonomi & Pemberdayaan:2 lembaga | Rp30.200.000 🩺 BIDANG KESEHATAN Bantuan Berobat Sebanyak 3 penerima manfaat individu di 2 desa dan 2 kecamatan menerima bantuan biaya berobat. Dana sebesar Rp1.016.176 membantu meringankan beban mustahik dalam mengakses layanan kesehatan. Layanan Kesehatan Gratis Program ini menjangkau 22 penerima manfaat individu dan 1 lembaga di 1 desa dan 1 kecamatan, dengan total bantuan Rp15.000.000. Layanan ini menjadi bentuk kepedulian LAZISNUR dalam memastikan kesehatan tetap dapat diakses oleh masyarakat dhuafa. ➡️ Total Bidang Kesehatan:25 individu | 1 lembaga | Rp16.016.176 🎓 BIDANG PENDIDIKAN Bantuan Biaya Pendidikan LAZISNUR membantu 151 siswa di 5 desa dan 3 kecamatan dengan total bantuan Rp69.700.000, guna memastikan pendidikan tetap berlanjut tanpa terhambat kendala biaya. Bantuan Rumah Qur’an Sebanyak 1 Rumah Qur’an menerima bantuan Rp400.000 untuk mendukung aktivitas pendidikan Al-Qur’an di masyarakat. Beasiswa Si Hebat Program unggulan ini menjangkau 236 penerima manfaat dan 4 lembaga di 4 desa dan 3 kecamatan, dengan total bantuan Rp44.325.000, sebagai upaya mencetak generasi tangguh dan berdaya saing. Edukasi Melalui program Edukasi, LAZISNUR menjangkau 224 penerima manfaat dan 1 lembaga di 3 desa dan 2 kecamatan, dengan bantuan Rp4.200.000. PPQ (Pusat Pendidikan Qur’an) Program PPQ mendukung 60 santri dan 1 lembaga di 1 desa dan 1 kecamatan, dengan total bantuan Rp7.610.000 untuk menjaga keberlangsungan pendidikan tahfidz. ➡️ Total Bidang Pendidikan:671 individu | 7 lembaga | Rp126.235.000 Baca Juga : Dari Amanah Menjadi Harapan: Laporan Kinerja Lazisnur 2025 🤝 BIDANG SOSIAL KEMANUSIAAN Bantuan Makan Sebanyak 75 penerima manfaat menerima bantuan pemenuhan pangan di 1 desa dan 1 kecamatan, dengan dana Rp5.000.000. Bantuan RTLH Program Rumah Tidak Layak Huni membantu 1 penerima manfaat dengan bantuan Rp5.000.000, guna menghadirkan hunian yang lebih layak. Peduli Dunia Islam LAZISNUR menyalurkan bantuan kemanusiaan lintas wilayah kepada 1 lembaga, dengan total bantuan Rp21.700.000. Program Air Bersih Program ini mendukung 1 lembaga dalam penyediaan air bersih dengan total bantuan Rp20.800.000, sebagai solusi kebutuhan dasar masyarakat. Proteksi Keluarga Mustahik Sebanyak 2 penerima manfaat mendapatkan perlindungan dasar dengan bantuan Rp424.320. Santunan Yatim LAZISNUR menyalurkan santunan kepada 6 anak yatim di 1 desa dan 1 kecamatan, dengan total Rp1.000.000. Tanggap Bencana Dalam respon kebencanaan, 120 penerima manfaat dan 1 lembaga menerima bantuan darurat senilai Rp3.500.000. ➡️ Total Bidang Sosial Kemanusiaan:204 individu | 3 lembaga | Rp57.424.320 Penutup: Amanah yang Terus Dijaga Total keseluruhan program Januari 2026: 17 program 973 penerima manfaat individu 15 lembaga Total dana tersalurkan Rp264.530.496 Setiap angka dalam laporan ini adalah cerita tentang harapan, ikhtiar, dan doa. Terima kasih kepada para donatur yang telah mempercayakan amanahnya kepada LAZISNUR. Bersama, kita terus menebar manfaat dan menguatkan umat.

Dari Amanah Menjadi Harapan: Laporan Kinerja Lazisnur 2025

Alhamdulillāhirabbil ‘ālamīn. Segala puji bagi Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya kepada kita semua. Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga, sahabat, dan seluruh umatnya hingga akhir zaman. Tahun 2025 menjadi tahun penuh makna bagi Lazisnur. Di tengah berbagai tantangan sosial dan ekonomi, Lazisnur terus berikhtiar menjaga amanah para donatur dalam mengelola dana zakat, infak, sedekah, wakaf, dan dana sosial keagamaan lainnya (ZIS & DSKL) secara amanah, profesional, dan berdampak nyata. Laporan ini kami hadirkan sebagai bentuk pertanggungjawaban terbuka kepada publik, sekaligus sebagai wujud komitmen kami dalam membangun kepercayaan dan transparansi. Komitmen Kami: Amanah yang Mengubah Kehidupan Bagi Lazisnur, zakat dan dana sosial bukan sekadar bantuan sesaat. Ia adalah instrumen perubahan untuk: Menjaga martabat mustahik Menguatkan akses pendidikan dan kesehatan Menopang dakwah dan kemanusiaan Mendorong kemandirian ekonomi umat Dengan visi “Mencerdaskan dan Memberdayakan”, setiap program dirancang agar manfaatnya benar-benar terasa di masyarakat. Kinerja Penghimpunan Dana Tahun 2025 Sepanjang periode Januari – Desember 2025, Lazisnur berhasil menghimpun dana sebesar: Rp 4.281.999.747 Dengan komposisi sebagai berikut: Zakat: Rp 2.628.318.379 (61,4%) Infak Terikat: Rp 1.157.145.985 (27,0%) Infak Tidak Terikat: Rp 408.153.040 (9,5%) DSKL: Rp 85.176.343 (2,0%) Wakaf: Rp 3.206.000 (0,1%) Dominasi zakat menunjukkan bahwa kepercayaan masyarakat terus tumbuh kepada Lazisnur sebagai mitra dalam menunaikan kewajiban dan kebaikan. Bagaimana Dana Umat Dikelola? Setiap dana yang dititipkan dikelola melalui proses: Perencanaan program Asesmen penerima manfaat Penyaluran berbasis kebutuhan nyata Monitoring & evaluasi Pelaporan dan dokumentasi Kami memastikan bahwa setiap rupiah tidak hanya sampai, tetapi memberi dampak. Kinerja Pendistribusian & Pendayagunaan Dana 2025 Sepanjang tahun 2025, Lazisnur telah menyalurkan dana sebesar: Rp 2.750.759.065 Yang telah memberikan manfaat kepada: 10.646 orang dan 174 lembaga Berikut ringkasan penyalurannya: 📚 Pendidikan Rp 813.819.200 → 3.800 orang, 106 lembaga Beasiswa, bantuan santri, dukungan sekolah dan pesantren agar anak-anak tetap bisa belajar dan bermimpi. 🏥 Kesehatan Rp 621.114.419 → 1.890 orang, 15 lembaga Bantuan pengobatan, pasien dhuafa, dan layanan ambulance untuk dhuafa, pemeriksaan kesehatan untuk Dai. 🤝 Sosial Kemanusiaan Rp 541.514.096 → 527 orang, 22 lembaga Bantuan bencana, fakir miskin, dan respon darurat kemanusiaan. 🕌 Dakwah Rp 308.917.800 → 1.434 orang, 22 lembaga Bea guru ngaji, tebar Quran dan iqra, kegiatan dakwah, dan penguatan lembaga keislaman 🐄 Qurban Rp 26.973.000 → 160 orang, 1 lembaga Berbagi kebahagiaan dan gizi untuk saudara-saudara kita. 🍚 Fidyah Rp 100.475.000 → 280 orang Disalurkan dalam bentuk makanan siap konsumsi bagi yang membutuhkan. 🌙 Program Ramadhan 1446 H Rp 324.690.550 → 2.554 orang, 6 lembaga Iftar, paket sembako untuk guru, santunan yatim, dan program Ramadhan lainnya. 💼 Ekonomi Pemberdayaan Rp 13.255.000 → 1 orang, 1 lembaga Langkah awal menuju zakat produktif dan kemandirian mustahik. Di Balik Angka, Ada Kehidupan yang Berubah Bagi kami, ini bukan sekadar laporan angka. Ini adalah: Anak yang bisa kembali sekolah Pasien yang bisa kembali berobat Santri yang bisa terus belajar Keluarga dhuafa yang kembali punya harapan Inilah wajah nyata dari amanah para donatur. Transparansi Adalah Komitmen Kami LAZISnur berkomitmen untuk terus: Menyusun laporan keuangan dan program Mempublikasikan kegiatan Memperbaiki sistem tata kelola Menjaga kepercayaan umat Karena kami yakin, kepercayaan adalah aset terbesar lembaga zakat. Terima Kasih untuk Para Donatur dan Sahabat Kebaikan Jazakumullāhu khairan katsīran. Terima kasih telah membersamai perjalanan kebaikan bersama LAZISnur sepanjang tahun 2025. Setiap kebaikan Anda telah berubah menjadi manfaat, harapan, dan masa depan bagi ribuan saudara kita. Menatap 2026 dengan Optimisme Dengan segala keterbatasan, kami akan terus berbenah, memperluas dampak, dan menjaga amanah umat. “Setiap kebaikan yang engkau keluarkan, semoga Allah balas dengan pahala. Setiap rezeki yang tersisa, semoga Allah berkahi. Dan setiap niat baikmu, semoga menjadi pembersih dosa.”

Makanan Siap Saji untuk Gaza: Menguatkan Harapan di Tengah Musim Dingin dan Genosida

Bogor, Di tengah kehancuran yang belum berakhir, rakyat Palestina di Jalur Gaza terus berjuang mempertahankan hidup. Blokade berkepanjangan, kerusakan infrastruktur, serta situasi keamanan yang tidak menentu telah membuat jutaan warga kehilangan akses terhadap kebutuhan dasar, terutama makanan. Kondisi ini semakin berat ketika Gaza memasuki musim dingin, di mana kebutuhan pangan yang layak dan siap konsumsi menjadi semakin mendesak. Sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab kemanusiaan, LAZISNUR kembali menyalurkan bantuan melalui Program Makanan Siap Saji yang dilaksanakan pada 16 Desember 2025 di Kamp Pengungsian Al Mawasi, Khan Younis, Jalur Gaza Selatan. Program ini menjangkau 1.600 jiwa penerima manfaat, yang mayoritas merupakan keluarga pengungsi korban genosida dan kehancuran tempat tinggal mereka. Gaza dalam Kepungan Krisis Kemanusiaan Jalur Gaza saat ini berada dalam kondisi darurat kemanusiaan yang sangat serius. Akses logistik yang terbatas menyebabkan pasokan makanan, air bersih, obat-obatan, dan bahan bakar menjadi sangat minim. Banyak fasilitas umum seperti pasar, dapur komunitas, dan jalur distribusi rusak atau tidak dapat berfungsi secara normal. Keluarga-keluarga yang sebelumnya hidup mandiri kini terpaksa tinggal di tenda-tenda pengungsian dengan kondisi serba terbatas. Tidak sedikit dari mereka yang hanya mampu makan satu kali dalam sehari, bahkan harus berbagi satu porsi makanan untuk beberapa anggota keluarga. Anak-anak, perempuan, dan lansia menjadi kelompok paling rentan dalam situasi ini. Masuknya musim dingin semakin memperparah keadaan. Suhu yang lebih rendah menuntut asupan energi yang cukup agar daya tahan tubuh tetap terjaga. Namun di sisi lain, keterbatasan alat memasak, bahan bakar, dan bahan pangan membuat banyak keluarga tidak mampu menyiapkan makanan sendiri. Makanan Siap Saji sebagai Solusi di Situasi Darurat Melihat kondisi tersebut, Program Makanan Siap Saji menjadi salah satu bentuk bantuan paling relevan dan dibutuhkan. Program ini dirancang khusus untuk kondisi darurat, dengan mempertimbangkan keterbatasan fasilitas memasak di kamp pengungsian. Pada penyaluran kali ini, bantuan yang diberikan berupa Nasi Rempah, makanan siap santap yang: Mudah dikonsumsi tanpa perlu dimasak ulang Mengandung asupan energi untuk menunjang aktivitas harian Aman dan sesuai dengan kondisi lapangan Dapat langsung dibagikan kepada pengungsi Bagi para pengungsi, satu kotak makanan siap saji bukan sekadar santapan. Ia adalah bentuk kepedulian, penguat semangat, dan harapan kecil di tengah ketidakpastian hidup yang terus membayangi. Lokasi Penyaluran: Kamp Pengungsian Al Mawasi Kamp pengungsian Al Mawasi di wilayah Khan Younis, Gaza Selatan, menjadi salah satu titik konsentrasi pengungsi terbesar akibat eskalasi kekerasan yang berkepanjangan. Ribuan keluarga tinggal di tenda-tenda darurat dengan fasilitas yang sangat terbatas, tanpa kepastian kapan mereka dapat kembali ke rumah masing-masing. Distribusi bantuan dilakukan secara langsung ke tenda-tenda pengungsian, untuk memastikan bantuan benar-benar diterima oleh keluarga yang membutuhkan. Metode ini dipilih guna menjaga ketertiban, meminimalisir kerumunan, serta menyesuaikan dengan kondisi keamanan yang tidak menentu. Profil Penerima Manfaat Penerima manfaat program ini adalah: Keluarga pengungsi di Gaza Selatan Korban genosida dan kehancuran wilayah tempat tinggal Masyarakat yang kehilangan mata pencaharian Anak-anak, perempuan, dan lansia yang hidup dalam kondisi rentan Sebagian besar dari mereka telah berbulan-bulan hidup dalam pengungsian. Bantuan makanan siap saji menjadi kebutuhan utama untuk menjaga ketahanan fisik agar mereka mampu bertahan menghadapi hari-hari yang sulit. Lebih dari Sekadar Makanan Distribusi makanan siap saji ini tidak hanya bertujuan untuk memenuhi kebutuhan harian, tetapi juga untuk: Menjaga ketahanan fisik warga pengungsi Mengurangi risiko kelaparan dan kelelahan Memberikan dukungan moral dan psikologis Menguatkan harapan di tengah krisis berkepanjangan Setiap paket makanan yang dibagikan membawa pesan solidaritas dari masyarakat Indonesia kepada saudara-saudara kita di Palestina. Dukungan Donatur: Amanah yang Menjadi Harapan Program Makanan Siap Saji untuk Gaza ini dapat terlaksana berkat dukungan dan kepedulian para donatur yang telah menitipkan amanah kemanusiaannya melalui LAZISNUR. Bantuan ini merupakan wujud nyata solidaritas lintas generasi dan lintas lembaga untuk kemanusiaan. Di antara pihak yang turut berkontribusi dalam program ini adalah: SDIT Nahwanur RA Semut Bojonggede Amru Muhammad Hafidz Ahza Muhammad Yahya Azhar Muhammad Yahya Serta para donatur LAZISNUR lainnya yang tidak dapat disebutkan satu per satu Kontribusi dari lembaga pendidikan, keluarga, dan individu ini menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap Palestina tumbuh dari berbagai lapisan masyarakat. LAZISNUR menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh donatur atas kepercayaan yang diberikan. Semoga setiap kebaikan yang disalurkan menjadi amal jariyah, membawa keberkahan, dan menjadi penolong di hari akhir kelak. Penutup: Terus Menjadi Bagian dari Harapan Gaza Krisis kemanusiaan di Gaza belum berakhir. Kebutuhan pangan dan bantuan darurat masih sangat besar, sementara warga pengungsi terus berjuang bertahan dalam keterbatasan. Program Makanan Siap Saji ini adalah bagian dari ikhtiar untuk menghadirkan harapan dan menjaga ketahanan hidup saudara-saudara kita di Palestina. LAZISNUR akan terus berkomitmen menyalurkan bantuan yang amanah, tepat sasaran, dan berorientasi pada kemaslahatan. Semoga setiap bantuan yang diberikan menjadi bukti bahwa kemanusiaan tidak pernah diam, dan harapan selalu menemukan jalannya. #PeduliGaza #MakananSiapSajiGaza #LAZISNUR #SolidaritasKemanusiaan

Lazisnur Tembus Wilayah Terisolir, Salurkan Bantuan untuk Penyintas Banjir dan Longsor di Aceh

Bogor, Desember 2025 — Komitmen Lazisnur untuk hadir di tengah krisis kembali diwujudkan melalui aksi kemanusiaan bagi penyintas banjir bandang dan longsor di wilayah Aceh. Pada Sabtu, 13 Desember 2025, tim relawan Lazisnur menyalurkan bantuan kemanusiaan ke sejumlah wilayah terdampak dengan medan yang sulit dan akses terbatas. Distribusi bantuan dilaksanakan di dua titik lokasi, yakni Kampung Blang Pase, Gampong Jawa, Kecamatan Langsa Kota, serta Lorong Cut Inong, Dusun Melati, Kecamatan Langsa Barat, Kota Langsa, Aceh. Sebanyak 100 Kepala Keluarga (290 jiwa) menerima manfaat dari kegiatan ini. Di Kampung Blang Pase, bantuan disalurkan kepada 50 KK atau 140 jiwa, sementara di Lorong Cut Inong menjangkau 50 KK atau 150 jiwa. Menembus Jembatan Rusak Demi Amanah Kemanusiaan Akses menuju lokasi terdampak tidak mudah. Tim relawan Lazisnur harus melewati jembatan yang telah rusak parah, satu-satunya jalur untuk mencapai permukiman warga. “Jembatan yang kami lintasi sudah rusak parah. Kami harus ekstra hati-hati karena sedikit saja salah langkah, bisa jatuh ke jurang. Tapi ini tidak menghalangi tekad kami untuk sampai ke warga yang membutuhkan,” ungkap salah satu relawan di lokasi. Meski penuh risiko, relawan tetap melangkah demi memastikan amanah bantuan sampai langsung ke tangan para penyintas. Bantuan Kebutuhan Dasar untuk Penyintas Dalam kegiatan ini, Lazisnur menyalurkan bantuan kebutuhan pokok berupa: Beras Minyak goreng Mie instan Sarden Telur Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga terdampak, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pangan di masa darurat. Aksi Kemanusiaan Lazisnur di Aceh Tamiang Sehari sebelumnya, 12 Desember 2025, Lazisnur juga menyalurkan bantuan kemanusiaan ke Desa Pangkalan, Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang. Bencana banjir dan longsor di wilayah ini berdampak pada 600 jiwa atau sekitar 180 KK. Selain merendam rumah warga, bencana juga menghanyutkan sebagian pemukiman dan merusak sekitar 10 hektare lahan pertanian yang menjadi sumber penghidupan masyarakat. Bantuan yang disalurkan meliputi: Makanan siap saji Beras, minyak goreng, telur, dan mie instan Selimut dan kerudung Hygiene kit (sabun, sampo, sikat gigi) Bantuan difokuskan untuk memenuhi kebutuhan dasar serta menjaga kesehatan warga di tengah kondisi darurat. Mengajak Masyarakat Hadirkan Harapan Aksi kemanusiaan ini menjadi bukti nyata bahwa Lazisnur terus hadir di garis terdepan dalam membantu masyarakat terdampak bencana. Namun, proses pemulihan masih panjang dan membutuhkan dukungan bersama. 🎥 Saksikan langsung video penyaluran bantuan Lazisnur:👉 https://www.instagram.com/lazisnur.id/ Mari Ulurkan Kepedulian Anda Setiap bencana meninggalkan luka, kehilangan, dan perjuangan panjang bagi para penyintas. Hari ini, kita bisa menjadi bagian dari harapan mereka. Untuk berdonasi silahkan Klik link Berikut : DISINI 💳 Rekening Infaqa.n. Lazisnur InfakNo. Rekening: 72 3478 4484 📲 Konfirmasi Donasi:WhatsApp: 0811 1122 112 Setiap donasi Anda adalah makanan bagi yang lapar, kekuatan bagi yang lemah, dan harapan bagi mereka yang sedang bangkit. Lazisnur — Bersama Menebar Manfaat untuk Umat.

Lazisnur dan Askrindo Syariah Kembali Salurkan Beasiswa Si Hebat Tahun ke-5

Cibinong, Bogor — Rabu, 12 November 2025.Lazisnur bersama PT Askrindo Syariah kembali meneguhkan komitmennya dalam memberdayakan pendidikan anak-anak yatim dan dhuafa melalui penyaluran Program Beasiswa Si Hebat. Acara penyaluran tahun 2025 ini dilaksanakan di SDIT Harapan Ummat, Cibinong, Kabupaten Bogor. Kegiatan ini menandai tahun kelima program kolaborasi antara Lazisnur dan Askrindo Syariah yang telah secara konsisten memberikan dukungan pendidikan berbasis dana zakat perusahaan. Latar Belakang Program Beasiswa Si Hebat Program Beasiswa Si Hebat merupakan bentuk nyata kepedulian sosial PT Askrindo Syariah melalui lembaga amil zakat Lazisnur dalam upaya meningkatkan akses pendidikan bagi anak-anak yatim dan dhuafa. Sejak pertama kali diluncurkan pada tahun 2021, program ini telah menjadi salah satu bentuk penyaluran zakat produktif yang berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia di kalangan mustahik. Beasiswa ini tidak hanya berupa bantuan biaya pendidikan, tetapi juga mencakup pendampingan moral, spiritual, dan motivasi agar para penerima manfaat mampu tumbuh menjadi generasi unggul yang berakhlak mulia, berprestasi, dan mandiri. Direktur Utama Lazisnur, Bapak Hadi Saptiono, S.Pi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa program Beasiswa Si Hebat merupakan wujud nyata sinergi zakat korporasi yang tepat sasaran dan berdampak jangka panjang. “Zakat perusahaan seperti yang dilakukan oleh Askrindo Syariah ini adalah contoh penerapan maqashid syariah dalam konteks modern. Melalui program beasiswa, zakat tidak hanya diberikan untuk memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi diarahkan untuk membangun masa depan penerima manfaat melalui pendidikan,” ujar Bapak Hadi Saptiono. Beliau menambahkan bahwa Lazisnur berkomitmen untuk terus menjaga akuntabilitas dan profesionalitas dalam setiap penyaluran, agar dana zakat benar-benar tersalurkan sesuai dengan asnaf yang telah diatur dalam Al-Qur’an dan diperkuat oleh fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI).             Penyaluran Tahun ke-5: Meningkatkan Akses Pendidikan di Tiga Kecamatan Pada penyaluran tahun ke-5 ini, Lazisnur dan Askrindo Syariah menyalurkan beasiswa kepada 40 penerima manfaat (PM). Mereka terdiri dari: 15 siswa tingkat SD, 15 siswa tingkat SMP, dan 10 siswa tingkat SMA. Para penerima manfaat berasal dari tiga kecamatan di Kabupaten Bogor, yaitu Bojonggede, Tajurhalang, dan Cibinong. Ketiganya merupakan wilayah dengan konsentrasi anak yatim dan dhuafa yang cukup tinggi serta memiliki semangat belajar yang luar biasa. Dalam acara tersebut, para siswa penerima manfaat hadir bersama orang tua dan guru pendamping. Mereka menerima beasiswa secara simbolis yang diserahkan langsung oleh perwakilan Lazisnur dan pihak sekolah. Kepala Sekolah SDIT Harapan Ummat, Bapak Ajat Sudrajat, M.Pd, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas terselenggaranya program tersebut. “Kami merasa bangga karena SDIT Harapan Ummat menjadi tempat pelaksanaan kegiatan mulia ini. Program Beasiswa Si Hebat telah menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara lembaga zakat dan korporasi dapat melahirkan generasi unggul yang berdaya dan berakhlak Qurani. Kami berdoa agar program ini terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak siswa di masa mendatang,” tutur Bapak Ajat Sudrajat. Zakat Perusahaan sebagai Pilar Keadilan Sosial Dana beasiswa yang disalurkan dalam program ini bersumber dari zakat perusahaan Askrindo Syariah. Berdasarkan prinsip syariah, zakat perusahaan wajib disalurkan kepada delapan golongan (asnaf) penerima zakat sebagaimana disebutkan dalam Surah At-Taubah ayat 60, salah satunya adalah fi sabilillah dan fakir miskin. Dalam konteks program beasiswa ini, dana zakat diarahkan kepada anak-anak dari keluarga dhuafa yang memiliki semangat belajar tinggi, sehingga tergolong dalam asnaf yang berhak menerima zakat. Ketua UPZ Askrindo Syariah, Bapak H. Farid Daturrahmah, dalam kesempatan terpisah menyampaikan rasa syukur atas kelancaran penyaluran tahun ini. “Alhamdulillah, tahun ini menjadi tahun kelima kami bersinergi dengan Lazisnur dalam program Beasiswa Si Hebat. Kami berharap dana zakat perusahaan ini dapat terus memberi manfaat nyata bagi penerima beasiswa. Doakan agar seluruh karyawan Askrindo Syariah senantiasa diberi keberkahan dalam setiap langkahnya,” ujar beliau. Beliau juga menegaskan bahwa komitmen Askrindo Syariah dalam mengelola dan menyalurkan zakat perusahaan merupakan bagian dari tanggung jawab sosial dan spiritual perusahaan untuk berkontribusi pada pembangunan umat melalui sektor pendidikan. Baca Juga : PT Askrindo Syariah bekerja sama dengan Lazisnur menyalukan program Beasiswa Si Hebat Peran Strategis Lazisnur sebagai Lembaga Amil Zakat Sebagai mitra pelaksana, Lazisnur memegang peranan penting dalam memastikan bahwa dana zakat dari Askrindo Syariah disalurkan tepat sasaran dan sesuai ketentuan syariah. Lazisnur melakukan proses seleksi penerima manfaat secara ketat, dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi, prestasi akademik, serta semangat belajar para calon penerima. Selain penyaluran beasiswa, Lazisnur juga berperan dalam melakukan pendampingan kepada para siswa penerima manfaat. Pendampingan ini meliputi pembinaan spiritual, motivasi belajar, dan pelatihan karakter Islami. Dengan pendekatan ini, Lazisnur berharap para penerima manfaat tidak hanya berprestasi di bidang akademik, tetapi juga tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak mulia dan peduli terhadap sesama. “Kami ingin memastikan bahwa beasiswa ini bukan sekadar bantuan finansial, tetapi menjadi jembatan perubahan. Karena pendidikan adalah kunci untuk memutus rantai kemiskinan,” tegas Bapak Hadi Saptiono. Dampak Nyata Program Beasiswa Si HebatSelama lima tahun pelaksanaannya, program Beasiswa Si Hebat telah memberikan dampak positif yang signifikan. Puluhan siswa yatim dan dhuafa kini dapat melanjutkan pendidikan tanpa khawatir akan kendala biaya sekolah. Beberapa penerima beasiswa bahkan telah menunjukkan prestasi akademik yang membanggakan, baik di tingkat sekolah maupun lomba-lomba keislaman. Bagi orang tua penerima manfaat, program ini juga menjadi sumber kebahagiaan dan kelegaan. Salah satu wali murid penerima beasiswa, Ibu Mariah, seorang tuna netra yang berjuang sendiri membesarkan dan mendidik kedua anaknya,  warga Bojonggede, menyampaikan rasa syukurnya. “Saya sangat berterima kasih kepada Lazisnur dan Askrindo Syariah. Anak saya bisa tetap sekolah dengan tenang. Beasiswa ini sangat berarti bagi kami yang sedang berjuang memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ungkapnya dengan mata berkaca-kaca. Program ini sekaligus menjadi sarana edukasi masyarakat tentang pentingnya zakat perusahaan dalam membangun keadilan sosial dan pemerataan kesempatan belajar bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Kolaborasi Lembaga dan Korporasi: Model Pemberdayaan Berkelanjutan Sinergi antara Lazisnur dan Askrindo Syariah dalam program Beasiswa Si Hebat membuktikan bahwa zakat korporasi dapat menjadi instrumen efektif untuk pembangunan sosial berkelanjutan. Kolaborasi ini menggabungkan kekuatan korporasi yang memiliki sumber daya finansial dengan keahlian lembaga zakat dalam melakukan verifikasi dan penyaluran yang sesuai syariah. Dengan demikian, program ini menjadi model kemitraan yang dapat ditiru oleh perusahaan-perusahaan lain dalam menjalankan tanggung jawab sosial berbasis zakat. Tidak hanya menyalurkan bantuan, tetapi membangun sistem keberlanjutan yang menciptakan dampak sosial jangka panjang. Direktur Marketing Lazisnur Bp Yusuf Cakhyono, menegaskan bahwa kemitraan strategis seperti ini adalah salah satu bentuk nyata penerapan “Corporate Zakat

Merawat Jiwa, Menguatkan Raga: Pelatihan Spiritual Care Tenaga Kesehatan RS Permata Gunung Putri

Sentuhan Hati di Balik Layanan Medis Rumah sakit bukan hanya tempat berobat. Ia juga menjadi ruang penuh harapan, doa, dan air mata. Pasien yang datang membawa penyakit fisik sejatinya juga membawa keresahan hati. Karena itu, pelayanan kesehatan sejati tidak cukup berhenti pada medis, tetapi harus menyentuh sisi spiritual. Menyadari hal ini, Rumah Sakit Permata Gunung Putri bekerja sama dengan LAZISNUR,  PD Ikatan Da’i Indonesia (IKADI) Kabupaten Bogor mengadakan Pelatihan Peningkatan Kompetensi dan Penguatan Spiritual Care pada Sabtu, 13 September 2025. Acara yang diikuti oleh tenaga kesehatan dan karyawan rumah sakit ini bertujuan memperkuat dimensi rohani dalam pelayanan kesehatan. Apa Itu Spiritual Care? Dalam Islam, kesembuhan bukan hanya soal tubuh. Doa, dzikir, dan keyakinan kepada Allah SWT dapat mempercepat pemulihan. Tenaga kesehatan yang hadir dengan senyum tulus, sapaan doa, atau pendampingan spiritual bisa menjadi “obat hati” yang tak ternilai bagi pasien. Konsep inilah yang ingin ditanamkan melalui pelatihan. Bahwa setiap tenaga kesehatan sejatinya sedang menjalankan ladang ibadah ketika mereka merawat pasien. Materi & Jalannya Acara Pelatihan menghadirkan dua narasumber: KH. Dr. Agus Setiawan, Lc., MA – menyampaikan materi tentang Hak, Etika, dan Tanggung Jawab Tenaga Kesehatan. Beliau mengingatkan bahwa profesi medis adalah amanah besar, bukan sekadar pekerjaan. Ustadz Dani Kholis, S.Pd.I – membawakan materi Fiqih Najis, Thaharah, & Penanganan Pasien. Materi ini menegaskan bahwa kebersihan dan kesucian adalah bagian dari iman. Sesi tanya jawab berlangsung hangat. Para peserta berbagi pengalaman menghadapi pasien kritis yang meminta doa, hingga keluarga yang membutuhkan ketenangan batin. Sambutan Ketua IKADI Kabupaten Bogor Dalam sambutannya, KH. Enjang Farid, S.Sos., MM selaku Ketua Umum IKADI Kabupaten Bogor menegaskan bahwa spiritual care adalah bagian dari dakwah bil hal di lingkungan kesehatan. Beliau menyampaikan: “Tenaga kesehatan adalah garda terdepan dalam mendampingi umat. Tugas ini bukan hanya profesi, tetapi juga amanah ibadah. Melalui pelatihan ini, kami berharap para peserta semakin paham bahwa doa, perhatian, dan ketulusan hati dapat menjadi bagian penting dalam proses penyembuhan. Semoga RS Permata Gunung Putri bisa menjadi teladan rumah sakit yang mengintegrasikan ilmu medis dengan nilai-nilai spiritual Islam.” Sambutan ini mendapat sambutan hangat dari peserta yang merasa semakin yakin bahwa profesinya bernilai tinggi di sisi Allah SWT. Baca Juga : Aliran Pahala Tak Terputus: Sumur Baru untuk 150 Santri Putri Pesantren Annur Hasil & Dampak Positif Dari pelatihan ini, lahir kesadaran baru: Pelayanan kesehatan adalah ibadah. Spiritualitas memperkuat empati dan kepedulian tenaga kesehatan. Sinergi manajemen dan karyawan semakin kokoh untuk menghadirkan pelayanan holistik. Banyak peserta mengaku termotivasi. Ada perawat yang kini lebih berani membimbing pasien berdzikir, ada dokter yang menenangkan pasien sebelum tindakan medis, bahkan karyawan administrasi menyadari bahwa senyum tulus mereka bisa menjadi obat pertama bagi pasien. Peran LAZISNUR & Donatur Pelatihan ini terselenggara berkat dukungan dana dari LAZISNUR Kabupaten Bogor, yang bersumber dari zakat, infak, dan sedekah para donatur. Dukungan ini membuktikan bahwa donasi tidak hanya hadir dalam bentuk santunan, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang untuk melahirkan tenaga kesehatan yang lebih humanis dan Islami. Harapan ke Depan Pelatihan spiritual care di RS Permata Gunung Putri diharapkan menjadi langkah awal menuju pelayanan kesehatan yang lebih holistik. Program ini layak diteruskan secara rutin, diintegrasikan dalam SOP rumah sakit, dan menjadi inspirasi bagi rumah sakit lain di Indonesia. Penutup Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung—IKADI Kabupaten Bogor, Manajemen RS Permata Gunung Putri, serta para donatur LAZISNUR. Bersama-sama, kita tidak hanya menyembuhkan tubuh, tetapi juga menenangkan jiwa. Karena sejatinya, kesehatan paripurna hadir ketika raga dan hati sama-sama kuat.

Scroll to Top