Update Program

LAZISNUR Salurkan Zakat Maal PT Raja Rasa Kuliner (D Kriuk) untuk Pendidikan, Sosial, dan Pemberdayaan Ekonomi Umat

Bogor 11 April 2026 Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nur (LAZISNUR) kembali menunjukkan komitmennya dalam mengelola dana umat secara amanah dan berdampak melalui kegiatan penyaluran zakat maal dari PT Raja Rasa Kuliner, perusahaan yang menaungi brand kuliner D Kriuk. Kegiatan ini dikemas dalam sebuah seremoni hangat yang berlangsung di Aula Serbaguna PPQ Nahwanur, serta dihadiri berbagai unsur masyarakat dan pemangku kepentingan. Momentum ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara dunia usaha dan lembaga zakat mampu menghadirkan solusi konkret bagi berbagai persoalan sosial, khususnya dalam bidang pendidikan, kesejahteraan masyarakat dhuafa, dan pemberdayaan ekonomi. Komitmen Kolaborasi untuk Dampak Berkelanjutan Penyaluran zakat maal ini bukan sekadar aktivitas seremonial, melainkan bagian dari komitmen jangka panjang untuk menghadirkan manfaat yang berkelanjutan. PT Raja Rasa Kuliner sebagai muzakki mempercayakan pengelolaan zakatnya kepada LAZISNUR agar dapat disalurkan secara tepat sasaran dan memberikan dampak maksimal. Dalam konteks ini, LAZISNUR berperan sebagai penghubung kebaikan—mengelola dana zakat dengan prinsip profesional, transparan, dan sesuai dengan syariat, sekaligus memastikan bahwa setiap rupiah yang disalurkan benar-benar menyentuh kebutuhan mustahik. Acara ini turut dihadiri oleh perwakilan PT Raja Rasa Kuliner Bp Abdul, M, Mudir PPQ Nahwanur K.H Hadi Santoso Lc, perwakilan Pemerintah Desa Sukmajaya Bp Sarnap, Bhabinkamtibmas Bp Suroyo, serta Ketua RW H Sanusi. Kehadiran berbagai elemen ini mencerminkan kuatnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun ekosistem sosial yang lebih inklusif dan berdaya. Tiga Program Utama Penyaluran Zakat Dalam kegiatan ini, zakat maal disalurkan melalui tiga program unggulan LAZISNUR yang dirancang untuk menjawab kebutuhan mendasar sekaligus mendorong kemandirian masyarakat. 1. Program Orang Tua Asuh Santri PPQ Nahwanur Program ini berfokus pada dukungan pembiayaan pendidikan bagi santri di PPQ Nahwanur, sebuah pesantren gratis bagi yatim dan dhuafa. Bantuan yang diberikan mencakup kebutuhan pendidikan, makan, asrama, hingga pembinaan karakter dan keislaman. Dengan adanya program ini, para santri dapat terus melanjutkan pendidikan tanpa terbebani masalah finansial. Ini menjadi sangat penting mengingat banyak dari mereka berasal dari latar belakang keluarga kurang mampu. Dari dana zakat ini dialokasikan untuk program orangtua asuh santri PPQ sebanyak 10 santri. Lebih dari sekadar bantuan biaya, program ini juga menjadi investasi jangka panjang dalam mencetak generasi Qur’ani yang mandiri dan berkontribusi bagi masyarakat. 2. Program Bingkisan Dhuafa Program Bingkisan Dhuafa merupakan bentuk kepedulian sosial yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sekitar. Bantuan yang diberikan berupa paket kebutuhan pokok yang dapat membantu meringankan beban ekonomi keluarga kurang mampu. Ada 45 penerima manfaat yang mendapatkan bingkisan ini. Dalam kondisi ekonomi yang penuh tantangan, bantuan sederhana seperti sembako memiliki dampak besar bagi penerima manfaat. Program ini tidak hanya memberikan bantuan material, tetapi juga menghadirkan rasa diperhatikan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Melalui program ini, LAZISNUR memastikan bahwa zakat tidak hanya berdampak secara jangka panjang, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan mendesak masyarakat. 3. Program Pemberdayaan Ekonomi “Muda Naik Kelas” Salah satu program unggulan dalam penyaluran zakat ini adalah “Muda Naik Kelas”, sebuah inisiatif pemberdayaan ekonomi yang menyasar generasi muda, khususnya pelaku UMKM. Program ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas dan kemandirian ekonomi melalui pelatihan, pendampingan, serta dukungan modal usaha. Fokus utamanya adalah membantu anak muda agar tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menjadi pencipta lapangan kerja. Dalam implementasinya, peserta program akan mendapatkan: Pelatihan mindset kewirausahaan Edukasi pengelolaan keuangan Strategi pemasaran digital Strategi Branding Bantuan modal Pendampingan bisnis secara berkelanjutan Program ini diharapkan mampu melahirkan wirausahawan muda yang tangguh dan berdaya saing, sehingga dapat berkontribusi dalam mengurangi angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Program Muda Naik Kelas akan digulirkan mulai bulan Juni 2026 – Desember 2026. Baca Juga : Aturan Terbaru Zakat sebagai Pengurang Penghasilan Bruto Pajak: Ini Ketentuannya Sambutan dan Harapan Dalam sambutannya, perwakilan LAZISNUR menegaskan bahwa pengelolaan zakat harus dilakukan secara amanah dan produktif. Zakat tidak hanya berfungsi sebagai bantuan konsumtif, tetapi juga sebagai instrumen pemberdayaan yang mampu mengangkat derajat ekonomi mustahik. “Zakat adalah solusi. Ketika dikelola dengan baik, zakat mampu menjadi alat perubahan sosial yang nyata—dari mustahik menjadi muzakki,” ujar direktur Utama Lazisnur Bp Hadi Saptiono. Sementara itu, pihak PT Raja Rasa Kuliner Bp Abdul, M menyampaikan harapannya agar kontribusi zakat yang diberikan dapat memberikan manfaat luas dan menjadi inspirasi bagi pelaku usaha lainnya. “Kami berharap zakat ini tidak hanya memberikan manfaat bagi penerima, tetapi juga menginspirasi lebih banyak perusahaan untuk ikut berkontribusi dalam kegiatan sosial,” ungkap perwakilan perusahaan. Peran Dunia Usaha dalam Ekosistem Zakat Keterlibatan PT Raja Rasa Kuliner dalam penyaluran zakat ini menunjukkan bahwa dunia usaha memiliki peran strategis dalam membangun kesejahteraan masyarakat. Zakat perusahaan merupakan salah satu bentuk tanggung jawab sosial yang tidak hanya berdampak pada penerima manfaat, tetapi juga meningkatkan keberkahan dan keberlanjutan usaha itu sendiri. Dengan menyalurkan zakat melalui lembaga resmi seperti LAZISNUR, perusahaan dapat memastikan bahwa dana yang dikeluarkan benar-benar memberikan dampak yang terukur dan sesuai dengan prinsip syariah. Membangun Ekosistem Kebaikan yang Berkelanjutan Kolaborasi antara LAZISNUR dan PT Raja Rasa Kuliner ini menjadi contoh nyata bagaimana sinergi dapat menciptakan dampak yang lebih besar. Ketika berbagai pihak—mulai dari lembaga zakat, dunia usaha, pemerintah, hingga masyarakat—bersatu, maka upaya pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi dapat berjalan lebih efektif. LAZISNUR sendiri terus berupaya mengembangkan berbagai program yang tidak hanya bersifat karitatif, tetapi juga transformatif. Tujuannya adalah menciptakan kemandirian, sehingga penerima manfaat tidak selamanya bergantung pada bantuan. Komitmen LAZISNUR ke Depan Melalui kegiatan ini, LAZISNUR menegaskan komitmennya untuk terus menjadi lembaga pengelola zakat yang profesional, transparan, dan berdampak. Ke depan, LAZISNUR akan terus: Mengembangkan program pemberdayaan berbasis kebutuhan masyarakat Memperluas jaringan kolaborasi dengan berbagai pihak Meningkatkan kualitas pengelolaan dana zakat Menghadirkan inovasi dalam program sosial dan ekonomi Dengan langkah-langkah tersebut, LAZISNUR berharap dapat menjadi bagian dari solusi dalam mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera dan berkeadilan. Baca Juga : Zakat Anda, Aman Bersama Lembaga Resmi: Inilah Dasar Syariatnya Penutup Penyaluran zakat maal dari PT Raja Rasa Kuliner melalui LAZISNUR menjadi bukti bahwa zakat memiliki potensi besar dalam membangun perubahan sosial. Ketika dikelola dengan baik, zakat tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga mampu menciptakan kemandirian dan membuka peluang masa depan yang lebih baik. Semoga kolaborasi ini menjadi langkah awal dari lebih banyak sinergi kebaikan di masa yang akan datang. Tentang LAZISNUR LAZISNUR adalah lembaga pengelola zakat, infak, dan sedekah yang berfokus pada

LAZISNUR dan Askrindo Syariah Salurkan 140 Paket “Bingkisan Cinta untuk Guru” di Kabupaten Bogor

Bogor — Dalam semangat kepedulian dan penghargaan kepada para pendidik umat, LAZISNUR bersama PT Askrindo Syariah menyalurkan 140 paket program “Bingkisan Cinta untuk Guru” kepada para guru ngaji dan tenaga pendidik di wilayah Kabupaten Bogor. Program ini menyasar para guru RA, guru SD dan SMP, guru ngaji TPA, serta pengajar majelis taklim di kampung-kampung yang selama ini mengabdikan diri dalam mendidik generasi dengan nilai-nilai keislaman. Penyaluran bantuan dilakukan di empat kecamatan, yaitu Kecamatan Bojonggede, Kecamatan Tajur Halang, Kecamatan Cibinong, dan Kecamatan Dramaga. Program ini menjadi bentuk apresiasi kepada para guru yang selama ini berperan penting dalam membina masyarakat, khususnya dalam mengajarkan Al-Qur’an dan ilmu agama di lingkungan sekitar. Direktur Marketing LAZISNUR dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya program tersebut serta mengucapkan terima kasih kepada PT Askrindo Syariah atas dukungan dan kolaborasi yang telah terjalin. “Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PT Askrindo Syariah atas kepercayaan dan kolaborasinya bersama LAZISNUR dalam program Bingkisan Cinta untuk Guru ini. Dukungan ini sangat berarti bagi para guru ngaji dan pendidik yang selama ini menjadi garda terdepan dalam membina generasi Qurani di masyarakat,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa para guru ngaji memiliki peran yang sangat penting dalam membangun karakter dan akhlak generasi muda. Melalui program ini diharapkan para guru dapat merasakan perhatian dan dukungan dari berbagai pihak atas dedikasi yang mereka lakukan selama ini. Baca Juga : Senja di Kampung Caglak: Lazisnur Bagikan 85 Paket Berbuka untuk Santri PPQ Nahwanur Program ini juga menghadirkan kisah inspiratif dari salah satu penerima manfaat, Ustadz Endang Abdullah, seorang guru ngaji yang mengabdikan hidupnya untuk mengajarkan Al-Qur’an kepada anak-anak di wilayah Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor. Di usia 49 tahun, Ustadz Endang memimpin TPA Qurota ‘Ayun yang ia rintis sejak tahun 2019. Meski fasilitas yang dimiliki sangat sederhana—berupa bangunan dari anyaman bambu dengan tiang bambu—semangat belajar para santri tidak pernah surut. Setiap hari sekitar 80 santri berusia 5 hingga 14 tahun datang untuk belajar membaca dan menulis Al-Qur’an. Selain itu, para santri juga diajarkan berbagai kegiatan keislaman seperti pidato, kaligrafi, dan sejarah Islam. Tidak hanya membimbing anak-anak, Ustadz Endang juga aktif membina ibu-ibu majelis taklim di lingkungan sekitar. Baginya, mengajar Al-Qur’an merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh keikhlasan. Untuk memenuhi kebutuhan keluarganya, Ustadz Endang memiliki berbagai keterampilan seperti seni kaligrafi, membuat kerawangan masjid, memasang kusen aluminium, serta pekerjaan jasa las. Di balik kesederhanaan tersebut, beliau menyimpan harapan besar agar suatu hari TPA yang ia rintis dapat berkembang menjadi sebuah pondok pesantren yang mampu melahirkan generasi Qurani dari kampungnya. Melalui program Bingkisan Cinta untuk Guru, LAZISNUR dan Askrindo Syariah berharap bantuan yang diberikan dapat menjadi penyemangat bagi para guru yang selama ini berjuang mendidik generasi umat, sering kali dengan fasilitas dan dukungan yang terbatas. Kolaborasi antara lembaga zakat dan perusahaan ini diharapkan dapat terus menghadirkan program-program sosial yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat, khususnya bagi para pejuang pendidikan yang selama ini menjaga cahaya Al-Qur’an tetap hidup di tengah masyarakat.

Senja di Kampung Caglak: Lazisnur Bagikan 85 Paket Berbuka untuk Santri PPQ Nahwanur

Langit sore di Kampung Caglak perlahan berubah warna. Sinar matahari yang sejak siang menyinari sawah dan rumah-rumah warga kini meredup, menyisakan semburat jingga yang hangat. Di RT 04 RW 07, Desa Sukmajaya, Cimanggis, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat 16320, berdiri sebuah pesantren sederhana yang menjadi rumah harapan bagi puluhan anak yatim dan dhuafa: PPQ Nahwanur. Bangunannya tidak megah. Dindingnya sederhana. Halamannya tak luas. Namun dari tempat inilah cahaya Al-Qur’an dijaga dan dihafalkan setiap hari. Menjelang Maghrib, para santri telah duduk rapi di ruang utama. Sebagian masih memegang mushaf, menyetorkan hafalan terakhir sebelum adzan berkumandang. Seharian mereka berpuasa, belajar, dan murojaah. Lapar dan lelah seakan tak terlihat di wajah mereka—yang ada hanya kesungguhan. Hari itu terasa berbeda. Satu per satu paket makanan dibagikan. Melalui program Berbagi Buka Puasa, Lazisnur menyalurkan 85 paket menu berbuka lengkap dengan takjil untuk para santri. Aroma nasi hangat dan lauk bergizi mulai tercium. Takjil manis tertata rapi di hadapan mereka. Bagi sebagian orang, ini mungkin hidangan biasa. Namun bagi para santri, ini adalah perhatian. Ini adalah bukti bahwa perjuangan mereka tidak sendiri. Ketika adzan Maghrib berkumandang, mereka menengadahkan tangan. Doa berbuka dilafalkan bersama, lirih namun penuh keyakinan. Di antara doa-doa itu, ada harapan untuk masa depan. Ada rasa syukur. Dan insyaAllah, ada doa yang mengalir untuk para donatur yang telah menghadirkan kebahagiaan sore itu. Tentang PPQ Nahwanur PPQ Nahwanur adalah pesantren gratis bagi santri yatim dan dhuafa tingkat SMP hingga SMA. Berdiri sejak tahun 2013, pesantren ini berkomitmen membina generasi Qur’ani yang tidak hanya kuat dalam hafalan, tetapi juga dalam akhlak dan pendidikan formal. Hingga kini: Telah meluluskan lebih dari 60 santri hafidz 30 juz Memiliki puluhan alumni yang melanjutkan pendidikan dan bekerja Mengasuh puluhan santri aktif yang terus berjuang menghafal Al-Qur’an Para santri mendapatkan tiga kurikulum sekaligus: kurikulum pendidikan nasional, kurikulum kepesantrenan, serta program tahfidz 30 juz. Semua santri adalah laki-laki yang berasal dari keluarga kurang mampu, namun memiliki semangat besar untuk mengubah masa depan. Di tengah berbagai keterbatasan, pesantren ini tetap berdiri. Tetap mendidik. Tetap menjaga cahaya Al-Qur’an agar tidak padam. Baca juga : Dari Amanah Menjadi Manfaat: 17 Program LAZISNUR Menjangkau 973 Penerima Manfaat di Januari 2026 85 Paket, 85 Senyum, Tak Terhitung Pahala Program Berbagi Buka Puasa ini bukan sekadar pembagian makanan. Ia adalah energi. Ia adalah penguat langkah. Ia adalah pesan bahwa di luar sana ada orang-orang baik yang peduli terhadap perjuangan para penghafal Al-Qur’an. Kami mengucapkan jazakumullahu khairan katsiran kepada seluruh donatur yang telah mempercayakan amanahnya melalui Lazisnur. Setiap rupiah yang dititipkan telah sampai kepada yang berhak. Setiap paket yang dibagikan telah menghadirkan kebahagiaan nyata. Semoga setiap suapan yang mereka nikmati menjadi aliran pahala untuk Anda. Semoga setiap ayat yang mereka hafalkan menjadi saksi kebaikan Anda di hadapan Allah SWT. Mari Hadirkan Lebih Banyak Senja Penuh Makna Di Kampung Caglak, senja itu menjadi saksi bahwa kebaikan masih hidup. Namun perjuangan belum selesai. Masih banyak hari-hari Ramadhan yang perlu diisi dengan kepedulian. Mari terus ambil bagian dalam program: ✨ Berbagi Buka Puasa Santri✨ Bingkisan Cinta Yatim & Dhuafa✨ Zakat, Infaq, dan Sedekah Karena mungkin bagi kita satu paket makanan adalah hal sederhana.Namun bagi mereka, itu adalah kekuatan untuk terus menghafal, belajar, dan bermimpi. Bersama Lazisnur, mari hadirkan lebih banyak senyum di setiap waktu berbuka.

LAZISNUR dan DQWS Teken MoU Safari Dakwah Ramadhan Dengan Tema Ramadhan Pulihkan Gaza

Bogor, Kamis, 12 Februari 2026, Lembaga Amil Zakat LAZISNUR resmi menjalin kerja sama strategis dengan Darul Qur’an Wa Sunnah (DQWS) dalam Program Safari Dakwah Ramadhan bertema “Ramadhan Pulihkan Gaza”. Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dilaksanakan di Kantor LAZISNUR, Bogor, sebagai langkah awal kolaborasi dakwah dan kemanusiaan sepanjang bulan suci Ramadhan. Safari Dakwah Ramadhan ini bertujuan untuk menyuarakan syiar dakwah tentang perjuangan dan kondisi kemanusiaan rakyat Palestina, mempererat hubungan antara ulama Palestina dengan masyarakat Indonesia, serta menguatkan syiar dakwah Islam yang rahmatan lil ‘alamin. MoU tersebut secara resmi ditandatangani oleh Direktur Marketing LAZISNUR, Yusuf Cakhyono, dan Direktur Relationship DQWS Indonesia, Syekh Bassam Duwaimah, yang juga akan terlibat langsung sebagai narasumber dalam rangkaian Safari Dakwah Ramadhan bersama Syekh Palestina. Turut hadir dalam seremoni tersebut Ketua Dewan Pengawas Syariah (DPS) LAZISNUR, Ustadz Junihardi, Lc., MA, serta Direktur Utama LAZISNUR, Hadhi Saptiono. Momentum ini menjadi simbol komitmen bersama dalam menghadirkan dakwah yang bukan hanya menguatkan spiritualitas umat, tetapi juga membangkitkan kepedulian terhadap isu kemanusiaan global. Menguatkan Syiar, Menggerakkan Kepedulian Program Safari Dakwah Ramadhan ini akan dilaksanakan dengan menggandeng masjid-masjid dan sekolah-sekolah di Kabupaten Bogor. Rangkaian kegiatan meliputi: Kajian iftar jama’i (buka puasa bersama) Shalat tarawih berjamaah Kajian ba’da Subuh Penyampaian pesan kemanusiaan tentang kondisi Gaza Melalui tema “Ramadhan Pulihkan Gaza”, LAZISNUR dan DQWS ingin mengajak umat Islam menjadikan Ramadhan sebagai momentum refleksi, doa, dan aksi nyata untuk saudara-saudara di Palestina. Direktur Utama LAZISNUR, Hadhi Saptiono, menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen lembaga dalam memperluas dampak dakwah dan kemanusiaan. “Ramadhan bukan hanya bulan ibadah personal, tetapi juga bulan kepedulian sosial. Melalui Safari Dakwah ini, kami ingin menghadirkan ruang edukasi, empati, dan solidaritas nyata untuk pemulihan Gaza,” ujarnya. Sementara itu, Syekh Bassam Duwaimah menegaskan bahwa dukungan umat Islam Indonesia memiliki arti besar bagi rakyat Palestina. Menurutnya, doa, dakwah, dan solidaritas yang terus mengalir menjadi kekuatan moral yang sangat dibutuhkan dalam proses pemulihan Gaza. Baca Juga : Info Grafis Kinerja Lembaga Komitmen Kolaborasi Dakwah Global Kerja sama ini diharapkan menjadi sarana penguatan ukhuwah Islamiyah antara ulama Palestina dan masyarakat Indonesia, sekaligus memperluas syiar dakwah Islam yang rahmatan lil ‘alamin. Dengan ditandatanganinya MoU ini, LAZISNUR dan DQWS optimis bahwa Safari Dakwah Ramadhan akan menjadi salah satu program unggulan Ramadhan tahun ini, yang tidak hanya menguatkan iman umat, tetapi juga menggerakkan kepedulian nyata untuk Palestina. Bagi masjid dan sekolah yang ingin berkolaborasi dalam Program Safari Dakwah Ramadhan, dapat menghubungi tim LAZISNUR untuk mendapatkan informasi jadwal dan teknis pelaksanaan.

Dari Amanah Menjadi Manfaat: 17 Program LAZISNUR Menjangkau 973 Penerima Manfaat di Januari 2026

Sepanjang Januari 2026, LAZISNUR terus mengikhtiarkan amanah para donatur melalui berbagai program yang menyentuh aspek dakwah, pendidikan, kesehatan, ekonomi, serta sosial kemanusiaan. Seluruh program dirancang agar tidak hanya membantu secara sesaat, tetapi juga menghadirkan kebermanfaatan yang berkelanjutan. Berikut narasi pelaksanaan program secara rinci: 📘 BIDANG DAKWAH Bantuan Masjid & Mushola LAZISNUR menyalurkan bantuan untuk 1 masjid/mushola di 1 desa, 1 kecamatan, 1 kabupaten, sebagai bentuk dukungan terhadap pusat ibadah dan kegiatan umat. Bantuan sebesar Rp180.000 ini diharapkan dapat membantu keberlangsungan aktivitas keagamaan masyarakat. Kafalah Dai Melalui program Kafalah Dai, LAZISNUR mendukung 23 dai yang berdakwah di 7 desa dan 6 kecamatan. Bantuan senilai Rp24.725.000 diberikan sebagai bentuk apresiasi dan dukungan agar para dai dapat terus mengabdi membina umat hingga ke pelosok. Literasi Islam Program Literasi Islam menjangkau 50 penerima manfaat individu di 1 desa dan 1 kecamatan. Bantuan sebesar Rp2.750.000 difokuskan untuk meningkatkan pemahaman keislaman masyarakat melalui sarana edukasi keagamaan. Peduli Majelis Taklim LAZISNUR juga mendukung 1 majelis taklim di 1 desa dan 1 kecamatan dengan bantuan Rp7.000.000, guna memperkuat peran majelis taklim sebagai ruang pembinaan keislaman dan sosial masyarakat. ➡️ Total Bidang Dakwah:73 individu | 2 lembaga | Rp34.655.000 💼 BIDANG EKONOMI & PEMBERDAYAAN UMKM Hebat Program UMKM Hebat menyasar 2 lembaga UMKM di 2 desa dan 2 kecamatan. Bantuan sebesar Rp30.200.000 difokuskan untuk mendukung penguatan usaha produktif agar mampu menciptakan kemandirian ekonomi dan membuka peluang keberlanjutan bagi mustahik. ➡️ Total Bidang Ekonomi & Pemberdayaan:2 lembaga | Rp30.200.000 🩺 BIDANG KESEHATAN Bantuan Berobat Sebanyak 3 penerima manfaat individu di 2 desa dan 2 kecamatan menerima bantuan biaya berobat. Dana sebesar Rp1.016.176 membantu meringankan beban mustahik dalam mengakses layanan kesehatan. Layanan Kesehatan Gratis Program ini menjangkau 22 penerima manfaat individu dan 1 lembaga di 1 desa dan 1 kecamatan, dengan total bantuan Rp15.000.000. Layanan ini menjadi bentuk kepedulian LAZISNUR dalam memastikan kesehatan tetap dapat diakses oleh masyarakat dhuafa. ➡️ Total Bidang Kesehatan:25 individu | 1 lembaga | Rp16.016.176 🎓 BIDANG PENDIDIKAN Bantuan Biaya Pendidikan LAZISNUR membantu 151 siswa di 5 desa dan 3 kecamatan dengan total bantuan Rp69.700.000, guna memastikan pendidikan tetap berlanjut tanpa terhambat kendala biaya. Bantuan Rumah Qur’an Sebanyak 1 Rumah Qur’an menerima bantuan Rp400.000 untuk mendukung aktivitas pendidikan Al-Qur’an di masyarakat. Beasiswa Si Hebat Program unggulan ini menjangkau 236 penerima manfaat dan 4 lembaga di 4 desa dan 3 kecamatan, dengan total bantuan Rp44.325.000, sebagai upaya mencetak generasi tangguh dan berdaya saing. Edukasi Melalui program Edukasi, LAZISNUR menjangkau 224 penerima manfaat dan 1 lembaga di 3 desa dan 2 kecamatan, dengan bantuan Rp4.200.000. PPQ (Pusat Pendidikan Qur’an) Program PPQ mendukung 60 santri dan 1 lembaga di 1 desa dan 1 kecamatan, dengan total bantuan Rp7.610.000 untuk menjaga keberlangsungan pendidikan tahfidz. ➡️ Total Bidang Pendidikan:671 individu | 7 lembaga | Rp126.235.000 Baca Juga : Dari Amanah Menjadi Harapan: Laporan Kinerja Lazisnur 2025 🤝 BIDANG SOSIAL KEMANUSIAAN Bantuan Makan Sebanyak 75 penerima manfaat menerima bantuan pemenuhan pangan di 1 desa dan 1 kecamatan, dengan dana Rp5.000.000. Bantuan RTLH Program Rumah Tidak Layak Huni membantu 1 penerima manfaat dengan bantuan Rp5.000.000, guna menghadirkan hunian yang lebih layak. Peduli Dunia Islam LAZISNUR menyalurkan bantuan kemanusiaan lintas wilayah kepada 1 lembaga, dengan total bantuan Rp21.700.000. Program Air Bersih Program ini mendukung 1 lembaga dalam penyediaan air bersih dengan total bantuan Rp20.800.000, sebagai solusi kebutuhan dasar masyarakat. Proteksi Keluarga Mustahik Sebanyak 2 penerima manfaat mendapatkan perlindungan dasar dengan bantuan Rp424.320. Santunan Yatim LAZISNUR menyalurkan santunan kepada 6 anak yatim di 1 desa dan 1 kecamatan, dengan total Rp1.000.000. Tanggap Bencana Dalam respon kebencanaan, 120 penerima manfaat dan 1 lembaga menerima bantuan darurat senilai Rp3.500.000. ➡️ Total Bidang Sosial Kemanusiaan:204 individu | 3 lembaga | Rp57.424.320 Penutup: Amanah yang Terus Dijaga Total keseluruhan program Januari 2026: 17 program 973 penerima manfaat individu 15 lembaga Total dana tersalurkan Rp264.530.496 Setiap angka dalam laporan ini adalah cerita tentang harapan, ikhtiar, dan doa. Terima kasih kepada para donatur yang telah mempercayakan amanahnya kepada LAZISNUR. Bersama, kita terus menebar manfaat dan menguatkan umat.

Dari Amanah Menjadi Harapan: Laporan Kinerja Lazisnur 2025

Alhamdulillāhirabbil ‘ālamīn. Segala puji bagi Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya kepada kita semua. Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga, sahabat, dan seluruh umatnya hingga akhir zaman. Tahun 2025 menjadi tahun penuh makna bagi Lazisnur. Di tengah berbagai tantangan sosial dan ekonomi, Lazisnur terus berikhtiar menjaga amanah para donatur dalam mengelola dana zakat, infak, sedekah, wakaf, dan dana sosial keagamaan lainnya (ZIS & DSKL) secara amanah, profesional, dan berdampak nyata. Laporan ini kami hadirkan sebagai bentuk pertanggungjawaban terbuka kepada publik, sekaligus sebagai wujud komitmen kami dalam membangun kepercayaan dan transparansi. Komitmen Kami: Amanah yang Mengubah Kehidupan Bagi Lazisnur, zakat dan dana sosial bukan sekadar bantuan sesaat. Ia adalah instrumen perubahan untuk: Menjaga martabat mustahik Menguatkan akses pendidikan dan kesehatan Menopang dakwah dan kemanusiaan Mendorong kemandirian ekonomi umat Dengan visi “Mencerdaskan dan Memberdayakan”, setiap program dirancang agar manfaatnya benar-benar terasa di masyarakat. Kinerja Penghimpunan Dana Tahun 2025 Sepanjang periode Januari – Desember 2025, Lazisnur berhasil menghimpun dana sebesar: Rp 4.281.999.747 Dengan komposisi sebagai berikut: Zakat: Rp 2.628.318.379 (61,4%) Infak Terikat: Rp 1.157.145.985 (27,0%) Infak Tidak Terikat: Rp 408.153.040 (9,5%) DSKL: Rp 85.176.343 (2,0%) Wakaf: Rp 3.206.000 (0,1%) Dominasi zakat menunjukkan bahwa kepercayaan masyarakat terus tumbuh kepada Lazisnur sebagai mitra dalam menunaikan kewajiban dan kebaikan. Bagaimana Dana Umat Dikelola? Setiap dana yang dititipkan dikelola melalui proses: Perencanaan program Asesmen penerima manfaat Penyaluran berbasis kebutuhan nyata Monitoring & evaluasi Pelaporan dan dokumentasi Kami memastikan bahwa setiap rupiah tidak hanya sampai, tetapi memberi dampak. Kinerja Pendistribusian & Pendayagunaan Dana 2025 Sepanjang tahun 2025, Lazisnur telah menyalurkan dana sebesar: Rp 2.750.759.065 Yang telah memberikan manfaat kepada: 10.646 orang dan 174 lembaga Berikut ringkasan penyalurannya: 📚 Pendidikan Rp 813.819.200 → 3.800 orang, 106 lembaga Beasiswa, bantuan santri, dukungan sekolah dan pesantren agar anak-anak tetap bisa belajar dan bermimpi. 🏥 Kesehatan Rp 621.114.419 → 1.890 orang, 15 lembaga Bantuan pengobatan, pasien dhuafa, dan layanan ambulance untuk dhuafa, pemeriksaan kesehatan untuk Dai. 🤝 Sosial Kemanusiaan Rp 541.514.096 → 527 orang, 22 lembaga Bantuan bencana, fakir miskin, dan respon darurat kemanusiaan. 🕌 Dakwah Rp 308.917.800 → 1.434 orang, 22 lembaga Bea guru ngaji, tebar Quran dan iqra, kegiatan dakwah, dan penguatan lembaga keislaman 🐄 Qurban Rp 26.973.000 → 160 orang, 1 lembaga Berbagi kebahagiaan dan gizi untuk saudara-saudara kita. 🍚 Fidyah Rp 100.475.000 → 280 orang Disalurkan dalam bentuk makanan siap konsumsi bagi yang membutuhkan. 🌙 Program Ramadhan 1446 H Rp 324.690.550 → 2.554 orang, 6 lembaga Iftar, paket sembako untuk guru, santunan yatim, dan program Ramadhan lainnya. 💼 Ekonomi Pemberdayaan Rp 13.255.000 → 1 orang, 1 lembaga Langkah awal menuju zakat produktif dan kemandirian mustahik. Di Balik Angka, Ada Kehidupan yang Berubah Bagi kami, ini bukan sekadar laporan angka. Ini adalah: Anak yang bisa kembali sekolah Pasien yang bisa kembali berobat Santri yang bisa terus belajar Keluarga dhuafa yang kembali punya harapan Inilah wajah nyata dari amanah para donatur. Transparansi Adalah Komitmen Kami LAZISnur berkomitmen untuk terus: Menyusun laporan keuangan dan program Mempublikasikan kegiatan Memperbaiki sistem tata kelola Menjaga kepercayaan umat Karena kami yakin, kepercayaan adalah aset terbesar lembaga zakat. Terima Kasih untuk Para Donatur dan Sahabat Kebaikan Jazakumullāhu khairan katsīran. Terima kasih telah membersamai perjalanan kebaikan bersama LAZISnur sepanjang tahun 2025. Setiap kebaikan Anda telah berubah menjadi manfaat, harapan, dan masa depan bagi ribuan saudara kita. Menatap 2026 dengan Optimisme Dengan segala keterbatasan, kami akan terus berbenah, memperluas dampak, dan menjaga amanah umat. “Setiap kebaikan yang engkau keluarkan, semoga Allah balas dengan pahala. Setiap rezeki yang tersisa, semoga Allah berkahi. Dan setiap niat baikmu, semoga menjadi pembersih dosa.”

Scroll to Top