Author name: adminlazisnur

Mindful Worship Ramadhan: 30 Hari Menghadirkan Hati dalam Ibadah

Pendahuluan: Ibadah yang Terasa Kosong? Banyak dari kita menjalani Ramadhan dengan jadwal yang padat: sahur, puasa, bekerja, berbuka, tarawih, lalu tidur. Semua dilakukan dengan benar secara syariat, tetapi diam-diam ada pertanyaan yang sering muncul di hati: mengapa ibadah terasa lelah, datar, bahkan kosong? Di sinilah konsep Mindful Worship menjadi relevan. Mindful Worship bukan ibadah baru, bukan pula konsep asing dalam Islam. Ia adalah upaya mengembalikan ibadah ke tempat asalnya: hadirnya hati di hadapan Allah. Ramadhan adalah momentum terbaik untuk melatihnya. Artikel ini merangkum perjalanan 30 hari Mindful Worship Ramadhan—sebuah ikhtiar sederhana agar ibadah tidak hanya sah, tetapi juga hidup dan bermakna. Apa Itu Mindful Worship? Mindful Worship adalah ibadah yang dilakukan dengan kesadaran penuh, menghadirkan hati, niat, dan perhatian kepada Allah dalam setiap amalan. Dalam Islam, konsep ini sangat dekat dengan makna ihsan: “Engkau beribadah kepada Allah seakan-akan engkau melihat-Nya. Jika engkau tidak melihat-Nya, maka sesungguhnya Dia melihatmu.” (HR. Muslim) Mindfulness dalam ibadah bukan berarti harus selalu khusyuk sempurna, tetapi sadar ketika hati pergi dan dengan lembut mengembalikannya. Tanpa menghakimi diri, tanpa putus asa. Mengapa Ramadhan adalah Waktu Terbaik? Ramadhan adalah bulan diturunkannya Al-Qur’an, bulan penyucian jiwa, dan bulan pelatihan ruhani. Allah berfirman: “Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa agar kamu bertakwa.” (QS. Al-Baqarah: 183) Takwa bukan hanya soal menahan lapar, tetapi kesadaran terus-menerus akan kehadiran Allah. Puasa melatih jeda—dan jeda adalah pintu kesadaran. Tema Besar Mindful Worship 30 Hari Perjalanan 30 hari Mindful Worship dibagi menjadi tiga fase besar, selaras dengan perjalanan hati manusia di bulan Ramadhan. Hari 1–10: Menyadari Diri Fase ini adalah fase bangun. Kita belajar menyadari niat, emosi, kebiasaan, dan kelelahan hati. Niat: Meluruskan tujuan ibadah, bukan sekadar rutinitas. Puasa & Emosi: Menyadari bahwa puasa adalah cermin hati. Salat: Menghadirkan diri, bukan hanya raga. Kesibukan: Belajar berhenti sejenak di tengah padatnya aktivitas. Hati yang Lelah: Mengakui lelah tanpa merasa gagal. Rasulullah ﷺ bersabda: “Betapa banyak orang berpuasa, namun tidak mendapatkan apa-apa dari puasanya selain lapar dan dahaga.” (HR. Ahmad) Hadis ini bukan untuk menakut-nakuti, tetapi untuk membangunkan kesadaran. Hari 11–20: Membersihkan Hati Fase ini adalah fase pemurnian. Setelah sadar, kita mulai membersihkan. Mengikhlaskan niat Memaafkan diri dan orang lain Melatih sabar dan syukur Menenangkan hati dari iri dan keluh Allah berfirman: “Sungguh beruntung orang yang menyucikan jiwanya.” (QS. Asy-Syams: 9) Mindful Worship di fase ini mengajak kita jujur pada isi hati, lalu membawanya pulang kepada Allah melalui doa dan istighfar. Hari 21–30: Menghadirkan Allah Ini adalah fase kedalaman. Fokusnya bukan lagi pada diri, tetapi pada Allah. I’tikaf batin di tengah aktivitas Doa yang lebih jujur dan personal Menyambut Lailatul Qadar dengan kehadiran hati Melepas dunia, walau sejenak Allah berfirman: “Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat.” (QS. Al-Baqarah: 186) Mindful Worship di sepuluh hari terakhir adalah tentang kedekatan, bukan kesempurnaan. 🌱 Jadikan Mindful Worship Lebih Nyata Mindful Worship bukan hanya untuk direnungkan, tetapi juga untuk diamalkan dan dibagikan. Jika tulisan ini mengetuk hatimu, kamu bisa melanjutkan perjalanan ini melalui e-book “Mindful Worship Ramadhan: 30 Hari Menghadirkan Hati dalam Ibadah”. E-book ini dirancang ringan, reflektif, dan praktis—mendampingi Ramadhanmu hari demi hari agar ibadah tidak sekadar rutinitas, tetapi benar-benar terasa. 👉 [Dapatkan e-book Mindful Worship Ramadhan di sini] Mindful Worship dalam Amalan Sehari-hari Mindful Worship tidak berhenti di masjid atau sajadah. Saat bekerja: bekerja dengan niat amanah Saat berbicara: memilih kata dengan sadar Saat memberi: infak sebagai latihan ikhlas Saat lelah: istirahat sebagai ibadah Rasulullah ﷺ bersabda: “Setiap kebaikan adalah sedekah.” (HR. Muslim) Artinya, kehadiran hati mengubah hal biasa menjadi ibadah. Tantangan dalam Mindful Worship Tidak semua hari terasa khusyuk. Ada hari kosong, berat, dan penuh distraksi. Itu manusiawi. Mindful Worship tidak meminta kita untuk selalu berhasil, tetapi selalu kembali. Allah mencintai hamba yang terus kembali kepada-Nya. Setelah Ramadhan: Menjaga Kesadaran Tujuan Ramadhan bukan hanya menjadi baik selama sebulan, tetapi membawa ruhnya ke bulan-bulan setelahnya. Mulailah dari yang kecil: Satu doa dengan sadar Satu salat dengan hadir Satu kebaikan dengan ikhlas Istiqamah bukan tentang banyaknya amalan, tetapi kehadiran hati yang terus dijaga. 🌿 Penutup: Ibadah yang Hidup   Mindful Worship mengingatkan kita bahwa Allah tidak mencari ibadah yang sempurna, tetapi hati yang kembali. Semoga Ramadhan tidak hanya mengubah jadwal kita, tetapi juga menghidupkan hati kita. “Sesungguhnya Allah tidak melihat rupa dan harta kalian, tetapi Dia melihat hati dan amal kalian.” (HR. Muslim) Semoga kita termasuk hamba yang beribadah dengan sadar, rendah hati, dan penuh harap. Aamiin. ✨ Ingin memperdalam Mindful Worship sepanjang Ramadhan? Unduh e-book “Mindful Worship Ramadhan: 30 Hari Menghadirkan Hati dalam Ibadah” dan jadikan setiap harimu lebih hadir, tenang, dan bermakna. 👉E – BOOK MINDFUL WORSHIP

Dari Amanah Menjadi Manfaat: 17 Program LAZISNUR Menjangkau 973 Penerima Manfaat di Januari 2026

Sepanjang Januari 2026, LAZISNUR terus mengikhtiarkan amanah para donatur melalui berbagai program yang menyentuh aspek dakwah, pendidikan, kesehatan, ekonomi, serta sosial kemanusiaan. Seluruh program dirancang agar tidak hanya membantu secara sesaat, tetapi juga menghadirkan kebermanfaatan yang berkelanjutan. Berikut narasi pelaksanaan program secara rinci: 📘 BIDANG DAKWAH Bantuan Masjid & Mushola LAZISNUR menyalurkan bantuan untuk 1 masjid/mushola di 1 desa, 1 kecamatan, 1 kabupaten, sebagai bentuk dukungan terhadap pusat ibadah dan kegiatan umat. Bantuan sebesar Rp180.000 ini diharapkan dapat membantu keberlangsungan aktivitas keagamaan masyarakat. Kafalah Dai Melalui program Kafalah Dai, LAZISNUR mendukung 23 dai yang berdakwah di 7 desa dan 6 kecamatan. Bantuan senilai Rp24.725.000 diberikan sebagai bentuk apresiasi dan dukungan agar para dai dapat terus mengabdi membina umat hingga ke pelosok. Literasi Islam Program Literasi Islam menjangkau 50 penerima manfaat individu di 1 desa dan 1 kecamatan. Bantuan sebesar Rp2.750.000 difokuskan untuk meningkatkan pemahaman keislaman masyarakat melalui sarana edukasi keagamaan. Peduli Majelis Taklim LAZISNUR juga mendukung 1 majelis taklim di 1 desa dan 1 kecamatan dengan bantuan Rp7.000.000, guna memperkuat peran majelis taklim sebagai ruang pembinaan keislaman dan sosial masyarakat. ➡️ Total Bidang Dakwah:73 individu | 2 lembaga | Rp34.655.000 💼 BIDANG EKONOMI & PEMBERDAYAAN UMKM Hebat Program UMKM Hebat menyasar 2 lembaga UMKM di 2 desa dan 2 kecamatan. Bantuan sebesar Rp30.200.000 difokuskan untuk mendukung penguatan usaha produktif agar mampu menciptakan kemandirian ekonomi dan membuka peluang keberlanjutan bagi mustahik. ➡️ Total Bidang Ekonomi & Pemberdayaan:2 lembaga | Rp30.200.000 🩺 BIDANG KESEHATAN Bantuan Berobat Sebanyak 3 penerima manfaat individu di 2 desa dan 2 kecamatan menerima bantuan biaya berobat. Dana sebesar Rp1.016.176 membantu meringankan beban mustahik dalam mengakses layanan kesehatan. Layanan Kesehatan Gratis Program ini menjangkau 22 penerima manfaat individu dan 1 lembaga di 1 desa dan 1 kecamatan, dengan total bantuan Rp15.000.000. Layanan ini menjadi bentuk kepedulian LAZISNUR dalam memastikan kesehatan tetap dapat diakses oleh masyarakat dhuafa. ➡️ Total Bidang Kesehatan:25 individu | 1 lembaga | Rp16.016.176 🎓 BIDANG PENDIDIKAN Bantuan Biaya Pendidikan LAZISNUR membantu 151 siswa di 5 desa dan 3 kecamatan dengan total bantuan Rp69.700.000, guna memastikan pendidikan tetap berlanjut tanpa terhambat kendala biaya. Bantuan Rumah Qur’an Sebanyak 1 Rumah Qur’an menerima bantuan Rp400.000 untuk mendukung aktivitas pendidikan Al-Qur’an di masyarakat. Beasiswa Si Hebat Program unggulan ini menjangkau 236 penerima manfaat dan 4 lembaga di 4 desa dan 3 kecamatan, dengan total bantuan Rp44.325.000, sebagai upaya mencetak generasi tangguh dan berdaya saing. Edukasi Melalui program Edukasi, LAZISNUR menjangkau 224 penerima manfaat dan 1 lembaga di 3 desa dan 2 kecamatan, dengan bantuan Rp4.200.000. PPQ (Pusat Pendidikan Qur’an) Program PPQ mendukung 60 santri dan 1 lembaga di 1 desa dan 1 kecamatan, dengan total bantuan Rp7.610.000 untuk menjaga keberlangsungan pendidikan tahfidz. ➡️ Total Bidang Pendidikan:671 individu | 7 lembaga | Rp126.235.000 Baca Juga : Dari Amanah Menjadi Harapan: Laporan Kinerja Lazisnur 2025 🤝 BIDANG SOSIAL KEMANUSIAAN Bantuan Makan Sebanyak 75 penerima manfaat menerima bantuan pemenuhan pangan di 1 desa dan 1 kecamatan, dengan dana Rp5.000.000. Bantuan RTLH Program Rumah Tidak Layak Huni membantu 1 penerima manfaat dengan bantuan Rp5.000.000, guna menghadirkan hunian yang lebih layak. Peduli Dunia Islam LAZISNUR menyalurkan bantuan kemanusiaan lintas wilayah kepada 1 lembaga, dengan total bantuan Rp21.700.000. Program Air Bersih Program ini mendukung 1 lembaga dalam penyediaan air bersih dengan total bantuan Rp20.800.000, sebagai solusi kebutuhan dasar masyarakat. Proteksi Keluarga Mustahik Sebanyak 2 penerima manfaat mendapatkan perlindungan dasar dengan bantuan Rp424.320. Santunan Yatim LAZISNUR menyalurkan santunan kepada 6 anak yatim di 1 desa dan 1 kecamatan, dengan total Rp1.000.000. Tanggap Bencana Dalam respon kebencanaan, 120 penerima manfaat dan 1 lembaga menerima bantuan darurat senilai Rp3.500.000. ➡️ Total Bidang Sosial Kemanusiaan:204 individu | 3 lembaga | Rp57.424.320 Penutup: Amanah yang Terus Dijaga Total keseluruhan program Januari 2026: 17 program 973 penerima manfaat individu 15 lembaga Total dana tersalurkan Rp264.530.496 Setiap angka dalam laporan ini adalah cerita tentang harapan, ikhtiar, dan doa. Terima kasih kepada para donatur yang telah mempercayakan amanahnya kepada LAZISNUR. Bersama, kita terus menebar manfaat dan menguatkan umat.

Dari Amanah Menjadi Harapan: Laporan Kinerja Lazisnur 2025

Alhamdulillāhirabbil ‘ālamīn. Segala puji bagi Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya kepada kita semua. Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga, sahabat, dan seluruh umatnya hingga akhir zaman. Tahun 2025 menjadi tahun penuh makna bagi Lazisnur. Di tengah berbagai tantangan sosial dan ekonomi, Lazisnur terus berikhtiar menjaga amanah para donatur dalam mengelola dana zakat, infak, sedekah, wakaf, dan dana sosial keagamaan lainnya (ZIS & DSKL) secara amanah, profesional, dan berdampak nyata. Laporan ini kami hadirkan sebagai bentuk pertanggungjawaban terbuka kepada publik, sekaligus sebagai wujud komitmen kami dalam membangun kepercayaan dan transparansi. Komitmen Kami: Amanah yang Mengubah Kehidupan Bagi Lazisnur, zakat dan dana sosial bukan sekadar bantuan sesaat. Ia adalah instrumen perubahan untuk: Menjaga martabat mustahik Menguatkan akses pendidikan dan kesehatan Menopang dakwah dan kemanusiaan Mendorong kemandirian ekonomi umat Dengan visi “Mencerdaskan dan Memberdayakan”, setiap program dirancang agar manfaatnya benar-benar terasa di masyarakat. Kinerja Penghimpunan Dana Tahun 2025 Sepanjang periode Januari – Desember 2025, Lazisnur berhasil menghimpun dana sebesar: Rp 4.281.999.747 Dengan komposisi sebagai berikut: Zakat: Rp 2.628.318.379 (61,4%) Infak Terikat: Rp 1.157.145.985 (27,0%) Infak Tidak Terikat: Rp 408.153.040 (9,5%) DSKL: Rp 85.176.343 (2,0%) Wakaf: Rp 3.206.000 (0,1%) Dominasi zakat menunjukkan bahwa kepercayaan masyarakat terus tumbuh kepada Lazisnur sebagai mitra dalam menunaikan kewajiban dan kebaikan. Bagaimana Dana Umat Dikelola? Setiap dana yang dititipkan dikelola melalui proses: Perencanaan program Asesmen penerima manfaat Penyaluran berbasis kebutuhan nyata Monitoring & evaluasi Pelaporan dan dokumentasi Kami memastikan bahwa setiap rupiah tidak hanya sampai, tetapi memberi dampak. Kinerja Pendistribusian & Pendayagunaan Dana 2025 Sepanjang tahun 2025, Lazisnur telah menyalurkan dana sebesar: Rp 2.750.759.065 Yang telah memberikan manfaat kepada: 10.646 orang dan 174 lembaga Berikut ringkasan penyalurannya: 📚 Pendidikan Rp 813.819.200 → 3.800 orang, 106 lembaga Beasiswa, bantuan santri, dukungan sekolah dan pesantren agar anak-anak tetap bisa belajar dan bermimpi. 🏥 Kesehatan Rp 621.114.419 → 1.890 orang, 15 lembaga Bantuan pengobatan, pasien dhuafa, dan layanan ambulance untuk dhuafa, pemeriksaan kesehatan untuk Dai. 🤝 Sosial Kemanusiaan Rp 541.514.096 → 527 orang, 22 lembaga Bantuan bencana, fakir miskin, dan respon darurat kemanusiaan. 🕌 Dakwah Rp 308.917.800 → 1.434 orang, 22 lembaga Bea guru ngaji, tebar Quran dan iqra, kegiatan dakwah, dan penguatan lembaga keislaman 🐄 Qurban Rp 26.973.000 → 160 orang, 1 lembaga Berbagi kebahagiaan dan gizi untuk saudara-saudara kita. 🍚 Fidyah Rp 100.475.000 → 280 orang Disalurkan dalam bentuk makanan siap konsumsi bagi yang membutuhkan. 🌙 Program Ramadhan 1446 H Rp 324.690.550 → 2.554 orang, 6 lembaga Iftar, paket sembako untuk guru, santunan yatim, dan program Ramadhan lainnya. 💼 Ekonomi Pemberdayaan Rp 13.255.000 → 1 orang, 1 lembaga Langkah awal menuju zakat produktif dan kemandirian mustahik. Di Balik Angka, Ada Kehidupan yang Berubah Bagi kami, ini bukan sekadar laporan angka. Ini adalah: Anak yang bisa kembali sekolah Pasien yang bisa kembali berobat Santri yang bisa terus belajar Keluarga dhuafa yang kembali punya harapan Inilah wajah nyata dari amanah para donatur. Transparansi Adalah Komitmen Kami LAZISnur berkomitmen untuk terus: Menyusun laporan keuangan dan program Mempublikasikan kegiatan Memperbaiki sistem tata kelola Menjaga kepercayaan umat Karena kami yakin, kepercayaan adalah aset terbesar lembaga zakat. Terima Kasih untuk Para Donatur dan Sahabat Kebaikan Jazakumullāhu khairan katsīran. Terima kasih telah membersamai perjalanan kebaikan bersama LAZISnur sepanjang tahun 2025. Setiap kebaikan Anda telah berubah menjadi manfaat, harapan, dan masa depan bagi ribuan saudara kita. Menatap 2026 dengan Optimisme Dengan segala keterbatasan, kami akan terus berbenah, memperluas dampak, dan menjaga amanah umat. “Setiap kebaikan yang engkau keluarkan, semoga Allah balas dengan pahala. Setiap rezeki yang tersisa, semoga Allah berkahi. Dan setiap niat baikmu, semoga menjadi pembersih dosa.”

Makanan Siap Saji untuk Gaza: Menguatkan Harapan di Tengah Musim Dingin dan Genosida

Bogor, Di tengah kehancuran yang belum berakhir, rakyat Palestina di Jalur Gaza terus berjuang mempertahankan hidup. Blokade berkepanjangan, kerusakan infrastruktur, serta situasi keamanan yang tidak menentu telah membuat jutaan warga kehilangan akses terhadap kebutuhan dasar, terutama makanan. Kondisi ini semakin berat ketika Gaza memasuki musim dingin, di mana kebutuhan pangan yang layak dan siap konsumsi menjadi semakin mendesak. Sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab kemanusiaan, LAZISNUR kembali menyalurkan bantuan melalui Program Makanan Siap Saji yang dilaksanakan pada 16 Desember 2025 di Kamp Pengungsian Al Mawasi, Khan Younis, Jalur Gaza Selatan. Program ini menjangkau 1.600 jiwa penerima manfaat, yang mayoritas merupakan keluarga pengungsi korban genosida dan kehancuran tempat tinggal mereka. Gaza dalam Kepungan Krisis Kemanusiaan Jalur Gaza saat ini berada dalam kondisi darurat kemanusiaan yang sangat serius. Akses logistik yang terbatas menyebabkan pasokan makanan, air bersih, obat-obatan, dan bahan bakar menjadi sangat minim. Banyak fasilitas umum seperti pasar, dapur komunitas, dan jalur distribusi rusak atau tidak dapat berfungsi secara normal. Keluarga-keluarga yang sebelumnya hidup mandiri kini terpaksa tinggal di tenda-tenda pengungsian dengan kondisi serba terbatas. Tidak sedikit dari mereka yang hanya mampu makan satu kali dalam sehari, bahkan harus berbagi satu porsi makanan untuk beberapa anggota keluarga. Anak-anak, perempuan, dan lansia menjadi kelompok paling rentan dalam situasi ini. Masuknya musim dingin semakin memperparah keadaan. Suhu yang lebih rendah menuntut asupan energi yang cukup agar daya tahan tubuh tetap terjaga. Namun di sisi lain, keterbatasan alat memasak, bahan bakar, dan bahan pangan membuat banyak keluarga tidak mampu menyiapkan makanan sendiri. Makanan Siap Saji sebagai Solusi di Situasi Darurat Melihat kondisi tersebut, Program Makanan Siap Saji menjadi salah satu bentuk bantuan paling relevan dan dibutuhkan. Program ini dirancang khusus untuk kondisi darurat, dengan mempertimbangkan keterbatasan fasilitas memasak di kamp pengungsian. Pada penyaluran kali ini, bantuan yang diberikan berupa Nasi Rempah, makanan siap santap yang: Mudah dikonsumsi tanpa perlu dimasak ulang Mengandung asupan energi untuk menunjang aktivitas harian Aman dan sesuai dengan kondisi lapangan Dapat langsung dibagikan kepada pengungsi Bagi para pengungsi, satu kotak makanan siap saji bukan sekadar santapan. Ia adalah bentuk kepedulian, penguat semangat, dan harapan kecil di tengah ketidakpastian hidup yang terus membayangi. Lokasi Penyaluran: Kamp Pengungsian Al Mawasi Kamp pengungsian Al Mawasi di wilayah Khan Younis, Gaza Selatan, menjadi salah satu titik konsentrasi pengungsi terbesar akibat eskalasi kekerasan yang berkepanjangan. Ribuan keluarga tinggal di tenda-tenda darurat dengan fasilitas yang sangat terbatas, tanpa kepastian kapan mereka dapat kembali ke rumah masing-masing. Distribusi bantuan dilakukan secara langsung ke tenda-tenda pengungsian, untuk memastikan bantuan benar-benar diterima oleh keluarga yang membutuhkan. Metode ini dipilih guna menjaga ketertiban, meminimalisir kerumunan, serta menyesuaikan dengan kondisi keamanan yang tidak menentu. Profil Penerima Manfaat Penerima manfaat program ini adalah: Keluarga pengungsi di Gaza Selatan Korban genosida dan kehancuran wilayah tempat tinggal Masyarakat yang kehilangan mata pencaharian Anak-anak, perempuan, dan lansia yang hidup dalam kondisi rentan Sebagian besar dari mereka telah berbulan-bulan hidup dalam pengungsian. Bantuan makanan siap saji menjadi kebutuhan utama untuk menjaga ketahanan fisik agar mereka mampu bertahan menghadapi hari-hari yang sulit. Lebih dari Sekadar Makanan Distribusi makanan siap saji ini tidak hanya bertujuan untuk memenuhi kebutuhan harian, tetapi juga untuk: Menjaga ketahanan fisik warga pengungsi Mengurangi risiko kelaparan dan kelelahan Memberikan dukungan moral dan psikologis Menguatkan harapan di tengah krisis berkepanjangan Setiap paket makanan yang dibagikan membawa pesan solidaritas dari masyarakat Indonesia kepada saudara-saudara kita di Palestina. Dukungan Donatur: Amanah yang Menjadi Harapan Program Makanan Siap Saji untuk Gaza ini dapat terlaksana berkat dukungan dan kepedulian para donatur yang telah menitipkan amanah kemanusiaannya melalui LAZISNUR. Bantuan ini merupakan wujud nyata solidaritas lintas generasi dan lintas lembaga untuk kemanusiaan. Di antara pihak yang turut berkontribusi dalam program ini adalah: SDIT Nahwanur RA Semut Bojonggede Amru Muhammad Hafidz Ahza Muhammad Yahya Azhar Muhammad Yahya Serta para donatur LAZISNUR lainnya yang tidak dapat disebutkan satu per satu Kontribusi dari lembaga pendidikan, keluarga, dan individu ini menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap Palestina tumbuh dari berbagai lapisan masyarakat. LAZISNUR menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh donatur atas kepercayaan yang diberikan. Semoga setiap kebaikan yang disalurkan menjadi amal jariyah, membawa keberkahan, dan menjadi penolong di hari akhir kelak. Penutup: Terus Menjadi Bagian dari Harapan Gaza Krisis kemanusiaan di Gaza belum berakhir. Kebutuhan pangan dan bantuan darurat masih sangat besar, sementara warga pengungsi terus berjuang bertahan dalam keterbatasan. Program Makanan Siap Saji ini adalah bagian dari ikhtiar untuk menghadirkan harapan dan menjaga ketahanan hidup saudara-saudara kita di Palestina. LAZISNUR akan terus berkomitmen menyalurkan bantuan yang amanah, tepat sasaran, dan berorientasi pada kemaslahatan. Semoga setiap bantuan yang diberikan menjadi bukti bahwa kemanusiaan tidak pernah diam, dan harapan selalu menemukan jalannya. #PeduliGaza #MakananSiapSajiGaza #LAZISNUR #SolidaritasKemanusiaan

Lazisnur Tembus Wilayah Terisolir, Salurkan Bantuan untuk Penyintas Banjir dan Longsor di Aceh

Bogor, Desember 2025 — Komitmen Lazisnur untuk hadir di tengah krisis kembali diwujudkan melalui aksi kemanusiaan bagi penyintas banjir bandang dan longsor di wilayah Aceh. Pada Sabtu, 13 Desember 2025, tim relawan Lazisnur menyalurkan bantuan kemanusiaan ke sejumlah wilayah terdampak dengan medan yang sulit dan akses terbatas. Distribusi bantuan dilaksanakan di dua titik lokasi, yakni Kampung Blang Pase, Gampong Jawa, Kecamatan Langsa Kota, serta Lorong Cut Inong, Dusun Melati, Kecamatan Langsa Barat, Kota Langsa, Aceh. Sebanyak 100 Kepala Keluarga (290 jiwa) menerima manfaat dari kegiatan ini. Di Kampung Blang Pase, bantuan disalurkan kepada 50 KK atau 140 jiwa, sementara di Lorong Cut Inong menjangkau 50 KK atau 150 jiwa. Menembus Jembatan Rusak Demi Amanah Kemanusiaan Akses menuju lokasi terdampak tidak mudah. Tim relawan Lazisnur harus melewati jembatan yang telah rusak parah, satu-satunya jalur untuk mencapai permukiman warga. “Jembatan yang kami lintasi sudah rusak parah. Kami harus ekstra hati-hati karena sedikit saja salah langkah, bisa jatuh ke jurang. Tapi ini tidak menghalangi tekad kami untuk sampai ke warga yang membutuhkan,” ungkap salah satu relawan di lokasi. Meski penuh risiko, relawan tetap melangkah demi memastikan amanah bantuan sampai langsung ke tangan para penyintas. Bantuan Kebutuhan Dasar untuk Penyintas Dalam kegiatan ini, Lazisnur menyalurkan bantuan kebutuhan pokok berupa: Beras Minyak goreng Mie instan Sarden Telur Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga terdampak, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pangan di masa darurat. Aksi Kemanusiaan Lazisnur di Aceh Tamiang Sehari sebelumnya, 12 Desember 2025, Lazisnur juga menyalurkan bantuan kemanusiaan ke Desa Pangkalan, Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang. Bencana banjir dan longsor di wilayah ini berdampak pada 600 jiwa atau sekitar 180 KK. Selain merendam rumah warga, bencana juga menghanyutkan sebagian pemukiman dan merusak sekitar 10 hektare lahan pertanian yang menjadi sumber penghidupan masyarakat. Bantuan yang disalurkan meliputi: Makanan siap saji Beras, minyak goreng, telur, dan mie instan Selimut dan kerudung Hygiene kit (sabun, sampo, sikat gigi) Bantuan difokuskan untuk memenuhi kebutuhan dasar serta menjaga kesehatan warga di tengah kondisi darurat. Mengajak Masyarakat Hadirkan Harapan Aksi kemanusiaan ini menjadi bukti nyata bahwa Lazisnur terus hadir di garis terdepan dalam membantu masyarakat terdampak bencana. Namun, proses pemulihan masih panjang dan membutuhkan dukungan bersama. 🎥 Saksikan langsung video penyaluran bantuan Lazisnur:👉 https://www.instagram.com/lazisnur.id/ Mari Ulurkan Kepedulian Anda Setiap bencana meninggalkan luka, kehilangan, dan perjuangan panjang bagi para penyintas. Hari ini, kita bisa menjadi bagian dari harapan mereka. Untuk berdonasi silahkan Klik link Berikut : DISINI 💳 Rekening Infaqa.n. Lazisnur InfakNo. Rekening: 72 3478 4484 📲 Konfirmasi Donasi:WhatsApp: 0811 1122 112 Setiap donasi Anda adalah makanan bagi yang lapar, kekuatan bagi yang lemah, dan harapan bagi mereka yang sedang bangkit. Lazisnur — Bersama Menebar Manfaat untuk Umat.

Bukan Sekadar Kewajiban: Mengapa Zakat Akhir Tahun Menentukan Berkah Rezeki di Tahun 2026

Akhir tahun selalu menjadi momen refleksi. Kita melihat ke belakang: apa yang sudah dicapai, dan apa yang perlu diperbaiki. Namun bagi seorang Muslim, menutup tahun bukan hanya tentang pencapaian duniawi, tetapi juga tentang memastikan rezeki yang kita miliki tetap bersih dan penuh keberkahan. Salah satu caranya adalah dengan menunaikan zakat akhir tahun — kewajiban ibadah yang memiliki dampak besar tidak hanya untuk mustahik, tetapi juga untuk kesehatan spiritual dan keberlanjutan rezeki kita di tahun berikutnya. Baca Juga : Zakat Emas: Kapan dan Bagaimana Anda Wajib Mengeluarkannya (Panduan Lengkap) Mengapa Zakat Akhir Tahun Penting? Karena harta yang kita miliki tidak semuanya sepenuhnya menjadi milik kita. Dalam harta itu ada hak orang lain yang Allah titipkan untuk disampaikan. Allah Ta’ala berfirman: “Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka…”(QS. At-Taubah: 103) Zakat adalah: Penyuci harta Penguat ukhuwah Penghapus dosa finansial Magnet keberkahan di tahun depan Bayangkan… kita menutup tahun dengan harta yang masih “kotor” dari hak-hak mustahik. Bagaimana mungkin kita mengharapkan keberkahan rezeki baru? Rasulullah ﷺ bersabda: “Harta tidak akan berkurang karena sedekah.”(HR. Muslim) Justru sebaliknya — harta yang disucikan akan semakin berkembang dan bermanfaat. Antara Kewajiban dan Keberkahan Zakat akhir tahun sering dianggap sebagai: “Oh itu hanya kewajiban.” Padahal, ia adalah strategi spiritual untuk membuka pintu rezeki di tahun berikutnya. Analoginya seperti: Membersihkan saluran pipa → agar aliran rezeki tetap lancar Menata ulang laporan keuangan → agar tidak ada hak orang lain yang tertahan Menghapus dosa sosial → agar hidup lebih ringan dijalankan Zakat bukan sekadar “mengeluarkan harta”, tetapi mengundang pertolongan Allah. Kapan Waktu Zakat Akhir Tahun? Secara prinsip, zakat harta wajib dikeluarkan ketika harta telah mencapai nisab dan haul (1 tahun kepemilikan). Namun di akhir tahun, banyak umat Muslim melakukan: ✔ Penyesuaian laporan harta✔ Rekap aset → kas, tabungan, emas, investasi✔ Hitung zakat pendapatan yang belum dikeluarkan bulanan Sehingga akhir tahun adalah momentum ideal untuk memastikan: Tidak ada kewajiban zakat yang terlewat Jenis Zakat yang Relevan di Akhir Tahun Jenis Zakat Untuk Siapa Kriteria / Catatan Zakat Maal Pemilik harta yang melebihi nisab Tabungan, saham, emas, investasi, usaha, deposito Zakat Penghasilan Semua yang memiliki pendapatan rutin Bisa bulanan atau tahunan Zakat Perdagangan Pelaku bisnis Harta dagang + piutang lancar – utang jangka pendek Zakat Emas/Perhiasan Pemilik emas di atas nisab Berat dikurangi pemakaian umum Zakat Simpanan Tabungan & deposito Nilai saldo akhir tahun Nisab zakat maal = setara 85 gram emas(→ nominal disesuaikan harga emas saat perhitungan) Besaran zakat maal adalah 2,5% dari total harta wajib zakat. Baca Juga : Zakat Perdagangan 2025: Cara Hitung, Dalil, dan Contoh Real UMKM & Online Shop Cara Mudah Menghitung Zakat Akhir Tahun Total harta wajib zakat – Utang jangka pendek = Harta bersihZakat yang dikeluarkan = 2,5% × Harta bersih Contoh: Tabungan: Rp 100 juta Investasi: Rp 50 juta Utang jatuh tempo: Rp 20 juta Harta bersih: Rp 130 juta Zakat: 2,5% × Rp 130 juta = Rp 3.250.000,- Selesai ✔Benar, sesederhana itu. Jika bingung? Serahkan pada amil profesional untuk membantu perhitungannya. Apa Manfaat Zakat Akhir Tahun Bagi Muzakki? Manfaat Dunia Manfaat Akhirat Harta semakin berkah Pahala jariyah terus mengalir Rezeki lebih lancar Menjauhkan dari siksa Menumbuhkan empati Penyuci jiwa & harta Keuangan lebih sehat Syafaat di hari akhir Zakat mengundang doa mustahik. Doa mereka mungkin jauh lebih kuat untuk menghantarkan kesuksesanmu di tahun berikutnya. Dampaknya: Ada Banyak Orang yang Terbantu Zakat Anda dapat menjadi sebab: Anak yatim bisa terus sekolah Keluarga dhuafa punya makanan layak Pasien miskin mendapat perawatan Daerah terdampak bencana menerima bantuan Masyarakat desa terbantu program ekonomi Setiap rupiah yang keluar menghidupkan harapan mereka. Dalil Tambahan & Rujukan Syariah QS. Al-Baqarah: 267“Infakkanlah sebagian hasil usahamu yang baik-baik…” HR. Tirmidzi“Lindungi hartamu dengan zakat…” Ijma’ UlamaWajib bagi setiap Muslim yang hartanya mencapai nisab & haul Kitab Fiqh Zakat — Yusuf Al-Qaradawi Fatwa MUI tentang zakat pendapatan dan zakat maal Semua ulama sepakat: Zakat adalah kewajiban yang berdampak sosial sangat besar. Ke Mana Menyalurkan Zakat? Rasulullah ﷺ mengajarkan bahwa zakat harus disalurkan kepada 8 asnaf (penerima sah zakat)(QS. At-Taubah: 60): Fakir Miskin Amil Muallaf Riqab Gharimin Fisabilillah Ibnu sabil Untuk memastikan tepat sasaran: Pilih Lembaga Amil Zakat (LAZ) yang resmi, amanah, dan akuntabel. ✊ “Bukan Sekadar Memberi — Tapi Mengubah Hidup” Ketika kita menunaikan zakat akhir tahun, kita sedang melakukan: ✔ Transformasi sosial✔ Penyelamatan ekonomi keluarga dhuafa✔ Investasi pahala jangka panjang Karena hakikat zakat bukan tentang berapa yang kita keluarkan,tetapi berapa banyak orang yang kita bangkitkan. Siapkah Menyambut Tahun 2026 dengan Hati & Harta Bersih? Coba tanyakan pada diri sendiri: ❓ Apakah rezekiku sudah benar-benar halal dan bersih?❓ Sudahkah hak saudara-saudara kita tertunaikan?❓ Siapkah aku menyambut tahun 2026 dengan keberkahan rezeki yang lebih luas? “Apa yang kita berikan di jalan Allah, hakikatnya tidak pernah hilang — justru kembali berlipat.” Mari kita tutup tahun dengan kebaikan yang mengalir terus. ✨ Ayo Tuntaskan Zakat Akhir Tahun Anda! Bantu mereka yang membutuhkan Sucikan harta & kuatkan keberkahan Siapkan diri menyambut tahun baru yang penuh rahmat Karena rezeki yang besar tidak selalu berarti banyak, tapi selalu berarti berkah. Panduan Penyaluran — Versi Lazisnur “Harta yang suci akan melahirkan rezeki yang berkah.” ✨ Saatnya Sucikan Harta, Saatnya Menguatkan Sesama Zakat Akhir Tahun Anda akan mendukung: ✔ Pendidikan yatim & dhuafa (beasiswa santri PPQ Nahwanur)✔ Bantuan kesehatan & ambulance gratis untuk mustahik✔ Bantuan sosial keluarga prasejahtera✔ Dakwah & pemberdayaan umat Anda dapat menunaikan zakat melalui: Metode Pembayaran: QRIS Zakat Transfer Rekening Resmi Lazisnur Konsultasi dan jemput zakat by request Layanan zakat via kantor Lazisnur (bawa bukti besaran zakat) Untuk konsultasi zakat: → Tim amil siap membantu perhitungan nisab & haul Anda☎ Telp/WhatsApp Layanan Muzakki: (0811 1122 112) Website/Link Donasi: (https://donasikebaikan.id/) Ajak keluarga & rekan kerja bersama menunaikan zakat akhir tahun.Kecil bagi kita, besar bagi mereka yang membutuhkan ❤️

Scroll to Top