April 2026

LAZISNUR Salurkan Zakat Maal PT Raja Rasa Kuliner (D Kriuk) untuk Pendidikan, Sosial, dan Pemberdayaan Ekonomi Umat

Bogor 11 April 2026 Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nur (LAZISNUR) kembali menunjukkan komitmennya dalam mengelola dana umat secara amanah dan berdampak melalui kegiatan penyaluran zakat maal dari PT Raja Rasa Kuliner, perusahaan yang menaungi brand kuliner D Kriuk. Kegiatan ini dikemas dalam sebuah seremoni hangat yang berlangsung di Aula Serbaguna PPQ Nahwanur, serta dihadiri berbagai unsur masyarakat dan pemangku kepentingan. Momentum ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara dunia usaha dan lembaga zakat mampu menghadirkan solusi konkret bagi berbagai persoalan sosial, khususnya dalam bidang pendidikan, kesejahteraan masyarakat dhuafa, dan pemberdayaan ekonomi. Komitmen Kolaborasi untuk Dampak Berkelanjutan Penyaluran zakat maal ini bukan sekadar aktivitas seremonial, melainkan bagian dari komitmen jangka panjang untuk menghadirkan manfaat yang berkelanjutan. PT Raja Rasa Kuliner sebagai muzakki mempercayakan pengelolaan zakatnya kepada LAZISNUR agar dapat disalurkan secara tepat sasaran dan memberikan dampak maksimal. Dalam konteks ini, LAZISNUR berperan sebagai penghubung kebaikan—mengelola dana zakat dengan prinsip profesional, transparan, dan sesuai dengan syariat, sekaligus memastikan bahwa setiap rupiah yang disalurkan benar-benar menyentuh kebutuhan mustahik. Acara ini turut dihadiri oleh perwakilan PT Raja Rasa Kuliner Bp Abdul, M, Mudir PPQ Nahwanur K.H Hadi Santoso Lc, perwakilan Pemerintah Desa Sukmajaya Bp Sarnap, Bhabinkamtibmas Bp Suroyo, serta Ketua RW H Sanusi. Kehadiran berbagai elemen ini mencerminkan kuatnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun ekosistem sosial yang lebih inklusif dan berdaya. Tiga Program Utama Penyaluran Zakat Dalam kegiatan ini, zakat maal disalurkan melalui tiga program unggulan LAZISNUR yang dirancang untuk menjawab kebutuhan mendasar sekaligus mendorong kemandirian masyarakat. 1. Program Orang Tua Asuh Santri PPQ Nahwanur Program ini berfokus pada dukungan pembiayaan pendidikan bagi santri di PPQ Nahwanur, sebuah pesantren gratis bagi yatim dan dhuafa. Bantuan yang diberikan mencakup kebutuhan pendidikan, makan, asrama, hingga pembinaan karakter dan keislaman. Dengan adanya program ini, para santri dapat terus melanjutkan pendidikan tanpa terbebani masalah finansial. Ini menjadi sangat penting mengingat banyak dari mereka berasal dari latar belakang keluarga kurang mampu. Dari dana zakat ini dialokasikan untuk program orangtua asuh santri PPQ sebanyak 10 santri. Lebih dari sekadar bantuan biaya, program ini juga menjadi investasi jangka panjang dalam mencetak generasi Qur’ani yang mandiri dan berkontribusi bagi masyarakat. 2. Program Bingkisan Dhuafa Program Bingkisan Dhuafa merupakan bentuk kepedulian sosial yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sekitar. Bantuan yang diberikan berupa paket kebutuhan pokok yang dapat membantu meringankan beban ekonomi keluarga kurang mampu. Ada 45 penerima manfaat yang mendapatkan bingkisan ini. Dalam kondisi ekonomi yang penuh tantangan, bantuan sederhana seperti sembako memiliki dampak besar bagi penerima manfaat. Program ini tidak hanya memberikan bantuan material, tetapi juga menghadirkan rasa diperhatikan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Melalui program ini, LAZISNUR memastikan bahwa zakat tidak hanya berdampak secara jangka panjang, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan mendesak masyarakat. 3. Program Pemberdayaan Ekonomi “Muda Naik Kelas” Salah satu program unggulan dalam penyaluran zakat ini adalah “Muda Naik Kelas”, sebuah inisiatif pemberdayaan ekonomi yang menyasar generasi muda, khususnya pelaku UMKM. Program ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas dan kemandirian ekonomi melalui pelatihan, pendampingan, serta dukungan modal usaha. Fokus utamanya adalah membantu anak muda agar tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menjadi pencipta lapangan kerja. Dalam implementasinya, peserta program akan mendapatkan: Pelatihan mindset kewirausahaan Edukasi pengelolaan keuangan Strategi pemasaran digital Strategi Branding Bantuan modal Pendampingan bisnis secara berkelanjutan Program ini diharapkan mampu melahirkan wirausahawan muda yang tangguh dan berdaya saing, sehingga dapat berkontribusi dalam mengurangi angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Program Muda Naik Kelas akan digulirkan mulai bulan Juni 2026 – Desember 2026. Baca Juga : Aturan Terbaru Zakat sebagai Pengurang Penghasilan Bruto Pajak: Ini Ketentuannya Sambutan dan Harapan Dalam sambutannya, perwakilan LAZISNUR menegaskan bahwa pengelolaan zakat harus dilakukan secara amanah dan produktif. Zakat tidak hanya berfungsi sebagai bantuan konsumtif, tetapi juga sebagai instrumen pemberdayaan yang mampu mengangkat derajat ekonomi mustahik. “Zakat adalah solusi. Ketika dikelola dengan baik, zakat mampu menjadi alat perubahan sosial yang nyata—dari mustahik menjadi muzakki,” ujar direktur Utama Lazisnur Bp Hadi Saptiono. Sementara itu, pihak PT Raja Rasa Kuliner Bp Abdul, M menyampaikan harapannya agar kontribusi zakat yang diberikan dapat memberikan manfaat luas dan menjadi inspirasi bagi pelaku usaha lainnya. “Kami berharap zakat ini tidak hanya memberikan manfaat bagi penerima, tetapi juga menginspirasi lebih banyak perusahaan untuk ikut berkontribusi dalam kegiatan sosial,” ungkap perwakilan perusahaan. Peran Dunia Usaha dalam Ekosistem Zakat Keterlibatan PT Raja Rasa Kuliner dalam penyaluran zakat ini menunjukkan bahwa dunia usaha memiliki peran strategis dalam membangun kesejahteraan masyarakat. Zakat perusahaan merupakan salah satu bentuk tanggung jawab sosial yang tidak hanya berdampak pada penerima manfaat, tetapi juga meningkatkan keberkahan dan keberlanjutan usaha itu sendiri. Dengan menyalurkan zakat melalui lembaga resmi seperti LAZISNUR, perusahaan dapat memastikan bahwa dana yang dikeluarkan benar-benar memberikan dampak yang terukur dan sesuai dengan prinsip syariah. Membangun Ekosistem Kebaikan yang Berkelanjutan Kolaborasi antara LAZISNUR dan PT Raja Rasa Kuliner ini menjadi contoh nyata bagaimana sinergi dapat menciptakan dampak yang lebih besar. Ketika berbagai pihak—mulai dari lembaga zakat, dunia usaha, pemerintah, hingga masyarakat—bersatu, maka upaya pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi dapat berjalan lebih efektif. LAZISNUR sendiri terus berupaya mengembangkan berbagai program yang tidak hanya bersifat karitatif, tetapi juga transformatif. Tujuannya adalah menciptakan kemandirian, sehingga penerima manfaat tidak selamanya bergantung pada bantuan. Komitmen LAZISNUR ke Depan Melalui kegiatan ini, LAZISNUR menegaskan komitmennya untuk terus menjadi lembaga pengelola zakat yang profesional, transparan, dan berdampak. Ke depan, LAZISNUR akan terus: Mengembangkan program pemberdayaan berbasis kebutuhan masyarakat Memperluas jaringan kolaborasi dengan berbagai pihak Meningkatkan kualitas pengelolaan dana zakat Menghadirkan inovasi dalam program sosial dan ekonomi Dengan langkah-langkah tersebut, LAZISNUR berharap dapat menjadi bagian dari solusi dalam mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera dan berkeadilan. Baca Juga : Zakat Anda, Aman Bersama Lembaga Resmi: Inilah Dasar Syariatnya Penutup Penyaluran zakat maal dari PT Raja Rasa Kuliner melalui LAZISNUR menjadi bukti bahwa zakat memiliki potensi besar dalam membangun perubahan sosial. Ketika dikelola dengan baik, zakat tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga mampu menciptakan kemandirian dan membuka peluang masa depan yang lebih baik. Semoga kolaborasi ini menjadi langkah awal dari lebih banyak sinergi kebaikan di masa yang akan datang. Tentang LAZISNUR LAZISNUR adalah lembaga pengelola zakat, infak, dan sedekah yang berfokus pada

Jangan Tunggu Mampu Banget, Ini Cara Mulai Qurban Pertamamu

Jangan Tunggu Mampu Banget untuk Qurban Banyak orang memiliki niat untuk berqurban, tetapi sering kali tertunda dengan alasan yang sama: “Nanti saja kalau sudah benar-benar mampu.” Padahal, jika menunggu merasa “mampu banget”, bisa jadi momen itu tidak pernah benar-benar datang. Faktanya, qurban bukan tentang siapa yang paling kaya. Qurban adalah tentang siapa yang mau melangkah lebih dulu dalam ketaatan dan pengorbanan. Jika tahun ini kamu mulai tergerak untuk berqurban, bisa jadi itu bukan kebetulan. Bisa jadi itu adalah panggilan. Dan kabar baiknya: memulai qurban pertama itu tidak serumit yang kamu bayangkan. Apa Itu Qurban dan Kenapa Penting? Qurban adalah ibadah yang dilakukan setiap tanggal 10–13 Dzulhijjah dengan menyembelih hewan ternak seperti kambing, sapi, atau unta. Ibadah ini bukan sekadar ritual tahunan, tetapi memiliki makna yang sangat dalam—meneladani ketakwaan Nabi Ibrahim yang rela mengorbankan apa yang paling dicintainya. Lebih dari itu, qurban juga menjadi bentuk kepedulian sosial. Daging yang dibagikan membantu saudara-saudara kita yang jarang menikmati makanan bergizi. Artinya, satu ibadah bisa menghadirkan dua dampak sekaligus: Mendekatkan diri kepada Allah Membahagiakan sesama manusia Siapa yang Sudah Layak Qurban? Salah satu alasan terbesar orang menunda qurban adalah merasa belum layak. Padahal, dalam praktiknya, qurban tidak harus menunggu kaya raya. Secara sederhana, seseorang dianjurkan berqurban jika: Memiliki penghasilan atau sumber keuangan Kebutuhan pokoknya tercukupi Tidak dalam kondisi kesulitan finansial berat Artinya, selama kamu masih bisa makan, bekerja, dan memiliki sedikit ruang untuk berbagi—kamu sudah punya peluang untuk berqurban. Yang terpenting bukan angka di rekening, tetapi kesiapan hati untuk memberi. Qurban Pertama: Mulai dari yang Kamu Mampu Untuk kamu yang baru pertama kali qurban, tidak perlu langsung memaksakan diri mengambil yang besar. Ada beberapa pilihan yang bisa disesuaikan: 1. Qurban Kambing (Individu) Ini adalah pilihan paling umum untuk pemula. Keunggulan: Lebih sederhana Tidak perlu patungan Cocok untuk niat pribadi 2. Qurban Sapi (Patungan 7 Orang) Jika ingin lebih ringan, kamu bisa ikut patungan. Keunggulan: Lebih terjangkau Tetap mendapatkan pahala qurban Bisa dilakukan bersama keluarga atau teman Dengan sistem ini, qurban jadi lebih inklusif dan tidak terasa berat. Qurban Sendiri atau Lewat Lembaga? Pertanyaan ini sering muncul, terutama bagi pemula. Qurban Sendiri: Harus mencari hewan Mengurus penyembelihan Mengatur distribusi Qurban Lewat Lembaga: Lebih praktis Distribusi lebih luas dan tepat sasaran Ada laporan dan dokumentasi Bagi pemula, menggunakan lembaga terpercaya bisa menjadi pilihan yang lebih mudah dan aman. Selain praktis, qurban juga bisa menjangkau daerah-daerah yang benar-benar membutuhkan. BacaJuga : Ibadah Qurban tiap tahun atau cukup sekali seumur hidup Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Qurban Pertama Agar qurban pertamamu berjalan lancar, hindari beberapa kesalahan berikut: 1. Terlalu Lama Menunda Menunggu “sempurna” justru membuat tidak pernah mulai. 2. Fokus pada Harga, Bukan Niat Harga memang penting, tapi jangan sampai niat ibadah jadi nomor dua. 3. Tidak Mencari Informasi dari Awal Akhirnya terburu-buru menjelang hari H. 4. Tidak Punya Perencanaan Keuangan Padahal qurban bisa disiapkan jauh-jauh hari. Tips Praktis Memulai Qurban Pertama Supaya lebih mantap, kamu bisa mulai dari langkah sederhana ini: 1. Niatkan dari Sekarang Semua ibadah dimulai dari niat. Tanamkan dalam hati bahwa tahun ini kamu ingin berqurban. 2. Tentukan Target Pilih: kambing atau patungan sapi. 3. Mulai Menabung Sisihkan sedikit demi sedikit setiap bulan. Bahkan jika dimulai 6–12 bulan sebelumnya, qurban akan terasa ringan. 4. Pilih Lembaga Terpercaya Pastikan: Transparan Amanah Jelas distribusinya 5. Libatkan Keluarga Qurban pertama akan lebih berkesan jika dilakukan bersama orang-orang terdekat. Baca Juga : Hadiah Idul Adha untuk Para Penjaga Al-Qur’an, Guru Ngaji dan Kaum Dhuafa” Qurban Itu Soal Kemauan, Bukan Kesempurnaan Banyak orang berpikir: “Nanti kalau penghasilan saya sudah sekian, baru qurban.” Padahal kenyataannya, orang yang berqurban bukan yang paling siap… tapi yang paling berani memulai. Qurban adalah latihan melepaskan. Melepaskan rasa takut kekurangan, dan menggantinya dengan keyakinan bahwa berbagi tidak akan membuat kita miskin. Justru sering kali, keberkahan datang setelah kita berani memberi. Dampak Nyata dari Qurbanmu Sering kali kita tidak menyadari, satu hewan qurban bisa memberikan dampak yang sangat besar. Bayangkan: Satu keluarga bisa menikmati daging yang jarang mereka rasakan Anak-anak bisa tersenyum karena makanan bergizi Daerah pelosok merasakan keadilan distribusi Artinya, qurbanmu bukan sekadar ibadah pribadi—tetapi juga solusi sosial. Waktu Terbaik untuk Mulai Qurban Jawabannya: sekarang. Bukan saat kamu sudah “siap banget”.Bukan saat semua kondisi sempurna. Tapi saat hati kamu mulai tergerak. Karena bisa jadi, itu adalah kesempatan yang tidak datang dua kali. Penutup: Qurban Pertamamu Bisa Jadi Titik Awal Tidak ada yang langsung besar di awal. Semua dimulai dari langkah pertama. Begitu juga dengan qurban. Mungkin tahun ini adalah qurban pertamamu.Mungkin belum sempurna.Mungkin masih banyak belajar. Tapi justru di situlah nilainya. Karena yang dilihat bukan seberapa besar yang kamu beri, tapi seberapa tulus kamu memulai Jangan tunggu mampu banget.Mulai dari yang kamu bisa. Tahun ini, wujudkan qurban pertamamu. Karena satu langkah kecil darimu… bisa menjadi kebahagiaan besar bagi orang lain.

Scroll to Top