PPQ Nahwa Nur Gelar Wisuda Santri Angkatan ke-7: 12 Hafidz Qur’an Resmi Diwisuda dalam Suasana Sederhana dan Penuh Haru

Tajur Halang, Bogor – Ahad, 15 Juni 2025 — Pesantren Penghafal Quran (PPQ) Nahwa Nur kembali menorehkan sejarah penting dalam perjalanannya sebagai lembaga pendidikan berbasis Al-Qur’an. Pada hari Ahad, 15 Juni 2025, PPQ Nahwa Nur menyelenggarakan Wisuda Santri Angkatan ke-7, bertempat di Masjid PPQ Nahwa Nur, Kampung Caglak, Desa Sukmajaya, Kecamatan Tajur Halang, Kabupaten Bogor.

Acara wisuda ini mengukuhkan 12 santri penghafal 30 juz Al-Qur’an, yang telah menyelesaikan masa pendidikan dan tahfidz mereka di pesantren. Prosesi digelar secara sederhana namun penuh khidmat, dengan dihadiri langsung oleh orang tua santri, jajaran asatidz, pengurus Yayasan Nahwa Nur, serta beberapa tamu undangan. Wisuda ini menjadi bukti bahwa dalam kesederhanaan, cita-cita besar membumikan Al-Qur’an tetap bisa diwujudkan dengan penuh makna.

Kebanggaan dan Rasa Syukur atas Capaian Santri

Dalam sambutannya, Pimpinan PPQ Nahwa Nur, K.H. Hadi Santoso, Lc., Al Hafidz, menyampaikan rasa syukur dan bangga atas capaian para santri. Beliau menyebutkan bahwa proses menjadi seorang hafidz bukan hanya soal menghafal, tapi juga menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, kesabaran, dan keikhlasan yang akan menjadi bekal hidup dunia dan akhirat.

“Anak-anak ini telah melewati perjalanan panjang yang penuh tantangan. Kami bangga bukan hanya karena mereka hafal 30 juz, tapi karena mereka tumbuh dengan adab, semangat juang, dan cinta pada Al-Qur’an. Ini adalah kemenangan bagi umat,” ujarnya dalam sambutan.

Salah satu momen paling menyentuh terjadi saat para santri mencium tangan orang tua mereka sambil memeluk mushaf Qur’an, sebagai simbol pengabdian dan rasa syukur atas bimbingan dan kasih sayang yang telah diberikan selama ini. Suasana haru memenuhi ruangan, mengingat banyak dari para santri berasal dari kalangan yatim dan dhuafa, yang perjuangan mereka menuntut ilmu tidaklah mudah.

Apresiasi untuk Donatur dan Orang Tua Asuh

Wisuda kali ini juga menjadi momentum untuk menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para donatur, mitra kebaikan, dan para orang tua asuh yang selama ini telah setia membersamai perjuangan para santri.

Berbagai kebutuhan pendidikan, konsumsi harian, hingga sarana pembelajaran para santri tidak akan terpenuhi tanpa kontribusi luar biasa dari para dermawan. Melalui program “Orang Tua Asuh Santri Penghafal Qur’an”, donatur dari berbagai penjuru Indonesia telah turut andil mendidik generasi Qur’ani dari kalangan dhuafa.

“Jika hari ini para santri bisa berdiri dengan bangga sebagai hafidz Qur’an, maka di baliknya ada tangan-tangan mulia yang selalu mendukung secara diam-diam. Jazakumullah khayran kepada para donatur dan orang tua asuh. Semoga Allah membalas segala amal dengan pahala yang tidak putus-putus hingga akhirat nanti,” ujar Yusuf Cakhyono, Direktur Marketing dan Fundraising Lazisnur, dikesempatan lain.

Sambutan dari Ketua Yayasan: Harapan Lahirnya Hafidz yang Unggul secara Akademis dan Spiritual

Ketua Yayasan Nahwa Nur, Priasto Aji, S.E., Ph.D., turut memberikan sambutan yang menggugah semangat. Dalam pidatonya, beliau menekankan pentingnya sinergi antara kualitas hafalan Al-Qur’an dan prestasi akademik.

“Kami memiliki harapan besar agar PPQ Nahwa Nur ke depan tidak hanya meluluskan santri yang hafal 30 juz, tetapi juga yang unggul secara akademis. Kami ingin mereka mampu melanjutkan studi ke perguruan tinggi negeri terbaik, menjadi intelektual Muslim yang membawa cahaya Al-Qur’an ke tengah masyarakat luas,” ungkapnya.

Beliau juga mengajak masyarakat untuk mengambil peran nyata dalam mencetak generasi Qur’ani yang unggul.

“Jadilah bagian dari gerakan kebaikan ini. Menjadi Orang Tua Asuh bukan hanya soal membantu biaya pendidikan, tapi juga tentang menanamkan investasi abadi di akhirat. Mari bersama-sama kita bangun peradaban dengan mencetak pemimpin-pemimpin masa depan yang cinta Al-Qur’an.”

Baca Juga : Muhammad Ridwan Alumni pertama Pesantren Nahwanur meraih gelar Lc

Total 57 Hafidz Telah Dilahirkan

Dengan diwisudanya 12 santri hari ini, total alumni hafidz 30 juz yang telah dilahirkan oleh PPQ Nahwa Nur kini mencapai 57 orang, sebuah pencapaian besar bagi pesantren yang telah berdiri sejak tahun 2013 dan fokus melayani pendidikan gratis untuk yatim dan dhuafa.

Selama menempuh pendidikan di PPQ Nahwa Nur, para santri tidak hanya menghafal Al-Qur’an, tetapi juga mendapatkan pendidikan formal melalui kurikulum nasional, serta pembinaan karakter melalui kurikulum pesantren. Keseimbangan antara ilmu, akhlak, dan spiritual menjadi kekuatan utama pendidikan di PPQ.

Harapan dan Doa untuk Masa Depan Para Hafidz

Wisuda ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh salah satu pengasuh pondok. Dalam doanya, beliau memohon kepada Allah agar para santri yang telah diwisuda senantiasa dijaga hafalannya, diberikan keteguhan hati, dan dimudahkan untuk mengamalkan serta menyebarkan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah masyarakat.

Acara ini juga menjadi inspirasi dan motivasi bagi para santri yang masih dalam proses menyelesaikan hafalan mereka. Harapannya, semangat para wisudawan hari ini bisa menjadi pemantik bagi lahirnya lebih banyak lagi generasi muda penghafal Al-Qur’an di masa depan.

Baca Juga : Pesantren Penghafal Quran Nahwa Nur telah melahirkan 40 hafidz Quran 30 Juz.


Tentang PPQ Nahwa Nur

PPQ Nahwa Nur adalah pesantren gratis bagi anak-anak yatim dan dhuafa yang berlokasi di Kabupaten Bogor. Sejak 2013, pesantren ini telah mencetak puluhan hafidz 30 juz, membekali mereka dengan ilmu agama, pendidikan formal, serta pembinaan akhlak. Didukung oleh para donatur melalui Lazisnur, PPQ Nahwa Nur terus berikhtiar menjadi cahaya bagi umat melalui pendidikan Al-Qur’an.

Mari Jadi Bagian dari Perjuangan Ini

Bersama Lazisnur dan PPQ Nahwa Nur, Anda bisa menjadi Orang Tua Asuh bagi para santri penghafal Qur’an. Mulai dari Rp50.000 per bulan, Anda sudah turut mendidik generasi penerus bangsa yang tangguh, berilmu, dan berakhlak Qur’ani.

“Investasi terbaik bukan hanya untuk dunia, tapi juga akhirat.”

KLIK DISINI

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top