Merawat Jiwa, Menguatkan Raga: Pelatihan Spiritual Care Tenaga Kesehatan RS Permata Gunung Putri

Sentuhan Hati di Balik Layanan Medis

Rumah sakit bukan hanya tempat berobat. Ia juga menjadi ruang penuh harapan, doa, dan air mata. Pasien yang datang membawa penyakit fisik sejatinya juga membawa keresahan hati. Karena itu, pelayanan kesehatan sejati tidak cukup berhenti pada medis, tetapi harus menyentuh sisi spiritual.

Menyadari hal ini, Rumah Sakit Permata Gunung Putri bekerja sama dengan LAZISNUR,  PD Ikatan Da’i Indonesia (IKADI) Kabupaten Bogor mengadakan Pelatihan Peningkatan Kompetensi dan Penguatan Spiritual Care pada Sabtu, 13 September 2025. Acara yang diikuti oleh tenaga kesehatan dan karyawan rumah sakit ini bertujuan memperkuat dimensi rohani dalam pelayanan kesehatan.


Apa Itu Spiritual Care?

Dalam Islam, kesembuhan bukan hanya soal tubuh. Doa, dzikir, dan keyakinan kepada Allah SWT dapat mempercepat pemulihan. Tenaga kesehatan yang hadir dengan senyum tulus, sapaan doa, atau pendampingan spiritual bisa menjadi “obat hati” yang tak ternilai bagi pasien.

Konsep inilah yang ingin ditanamkan melalui pelatihan. Bahwa setiap tenaga kesehatan sejatinya sedang menjalankan ladang ibadah ketika mereka merawat pasien.


Materi & Jalannya Acara

Pelatihan menghadirkan dua narasumber:

  • KH. Dr. Agus Setiawan, Lc., MA – menyampaikan materi tentang Hak, Etika, dan Tanggung Jawab Tenaga Kesehatan. Beliau mengingatkan bahwa profesi medis adalah amanah besar, bukan sekadar pekerjaan.

  • Ustadz Dani Kholis, S.Pd.I – membawakan materi Fiqih Najis, Thaharah, & Penanganan Pasien. Materi ini menegaskan bahwa kebersihan dan kesucian adalah bagian dari iman.

Sesi tanya jawab berlangsung hangat. Para peserta berbagi pengalaman menghadapi pasien kritis yang meminta doa, hingga keluarga yang membutuhkan ketenangan batin.


Sambutan Ketua IKADI Kabupaten Bogor

Dalam sambutannya, KH. Enjang Farid, S.Sos., MM selaku Ketua Umum IKADI Kabupaten Bogor menegaskan bahwa spiritual care adalah bagian dari dakwah bil hal di lingkungan kesehatan.

Beliau menyampaikan:

“Tenaga kesehatan adalah garda terdepan dalam mendampingi umat. Tugas ini bukan hanya profesi, tetapi juga amanah ibadah. Melalui pelatihan ini, kami berharap para peserta semakin paham bahwa doa, perhatian, dan ketulusan hati dapat menjadi bagian penting dalam proses penyembuhan. Semoga RS Permata Gunung Putri bisa menjadi teladan rumah sakit yang mengintegrasikan ilmu medis dengan nilai-nilai spiritual Islam.”

Sambutan ini mendapat sambutan hangat dari peserta yang merasa semakin yakin bahwa profesinya bernilai tinggi di sisi Allah SWT.

Baca Juga : Aliran Pahala Tak Terputus: Sumur Baru untuk 150 Santri Putri Pesantren Annur


Hasil & Dampak Positif

Dari pelatihan ini, lahir kesadaran baru:

  • Pelayanan kesehatan adalah ibadah.

  • Spiritualitas memperkuat empati dan kepedulian tenaga kesehatan.

  • Sinergi manajemen dan karyawan semakin kokoh untuk menghadirkan pelayanan holistik.

Banyak peserta mengaku termotivasi. Ada perawat yang kini lebih berani membimbing pasien berdzikir, ada dokter yang menenangkan pasien sebelum tindakan medis, bahkan karyawan administrasi menyadari bahwa senyum tulus mereka bisa menjadi obat pertama bagi pasien.


Peran LAZISNUR & Donatur

Pelatihan ini terselenggara berkat dukungan dana dari LAZISNUR Kabupaten Bogor, yang bersumber dari zakat, infak, dan sedekah para donatur.

Dukungan ini membuktikan bahwa donasi tidak hanya hadir dalam bentuk santunan, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang untuk melahirkan tenaga kesehatan yang lebih humanis dan Islami.


Harapan ke Depan

Pelatihan spiritual care di RS Permata Gunung Putri diharapkan menjadi langkah awal menuju pelayanan kesehatan yang lebih holistik. Program ini layak diteruskan secara rutin, diintegrasikan dalam SOP rumah sakit, dan menjadi inspirasi bagi rumah sakit lain di Indonesia.


Penutup

Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung—IKADI Kabupaten Bogor, Manajemen RS Permata Gunung Putri, serta para donatur LAZISNUR. Bersama-sama, kita tidak hanya menyembuhkan tubuh, tetapi juga menenangkan jiwa.

Karena sejatinya, kesehatan paripurna hadir ketika raga dan hati sama-sama kuat.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top