Keutamaan Bulan Muharram dalam Islam dan Amalan yang Dianjurkan
Bulan Muharram merupakan salah satu bulan yang dimuliakan dalam Islam. Ia termasuk ke dalam empat bulan haram (suci) yang disebutkan dalam Al-Qur’an. Keistimewaan Muharram bukan hanya karena posisinya sebagai bulan pertama dalam kalender Hijriyah, tetapi juga karena kandungan spiritual dan sejarah yang menyertainya.
Dalam artikel ini, kita akan mengupas tentang:
– Apa itu bulan Muharram dalam Islam?
– Keutamaan bulan Muharram
– Amalan-amalan utama di bulan Muharram
– Keutamaan puasa Asyura
– Doa yang dianjurkan dibaca
– Cara umat Islam menghidupkan bulan Muharram
Artikel ini juga akan merujuk pada fatwa dan penjelasan para ulama dari situs tanyasyariah.com, sebuah portal tanya-jawab seputar hukum Islam dan fikih.
- Apa itu Bulan Muharram?
Muharram adalah bulan pertama dalam penanggalan Hijriyah yang ditetapkan oleh Khalifah Umar bin Khattab ra. Penamaan Muharram berasal dari kata “haram” yang berarti suci atau dilarang. Dalam bulan ini, Allah SWT melarang terjadinya peperangan dan pertumpahan darah.
Sebagaimana disebutkan dalam QS. At-Taubah: 36:
“Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram…”
Menurut tafsir, empat bulan tersebut adalah Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab.
- Keutamaan Bulan Muharram
Bulan Muharram disebut sebagai Syahrullah al-Muharram, yang artinya “bulan Allah Muharram”. Penamaan ini menunjukkan kehormatan yang sangat tinggi.
Dalam hadis shahih riwayat Muslim:
“Puasa yang paling utama setelah Ramadan adalah puasa di bulan Allah, yaitu bulan Muharram.” (HR. Muslim)
Ini menunjukkan bahwa Allah memberi keistimewaan khusus terhadap bulan ini. Bahkan para ulama seperti Imam Nawawi mengatakan bahwa Muharram adalah waktu terbaik untuk memperbanyak amal ibadah, terutama puasa sunnah.
- Amalan yang Dianjurkan di Bulan Muharram
Berikut beberapa amalan yang dianjurkan selama bulan Muharram:
– Puasa Sunnah: Puasa Tasu’a (9 Muharram), Puasa Asyura (10 Muharram), Puasa 11 Muharram
– Menyantuni Anak Yatim: “Aku dan orang yang menanggung anak yatim akan berada di surga seperti ini.” (HR. Bukhari)
– Sedekah dan Amal Sosial
– Memperbanyak Dzikir dan Doa
– Muhasabah Diri dan Hijrah Spiritual
- Keutamaan Puasa Asyura
Puasa Asyura dilakukan pada tanggal 10 Muharram. Rasulullah SAW sangat menganjurkan puasa ini.
“Puasa Asyura, aku berharap kepada Allah dapat menghapus dosa setahun yang lalu.” (HR. Muslim)
Dikutip dari TanyaSyariah.com, para ulama menekankan pentingnya mendahului puasa Asyura dengan puasa tanggal 9 Muharram (Tasu’a) agar berbeda dengan tradisi puasa Yahudi yang hanya berpuasa tanggal 10 saja.
Baca juga : Kisah Kelahiran Nabi Muhammad SAW Cahaya dari Makkah yang Mengubah Dunia
- Doa yang Dianjurkan di Bulan Muharram
Berikut doa awal tahun Hijriyah yang biasa dibaca umat Islam:
“Allahumma antas salaam wa minkas salaam tabaarakta yaa dzal jalaali wal ikraam…”
Doa ini bisa ditambahkan dengan permohonan keselamatan, kelapangan rezeki, dan kemudahan dalam hijrah menuju kehidupan yang lebih baik.
- Sejarah dan Peristiwa Penting di Bulan Muharram
Beberapa peristiwa besar yang terjadi di bulan Muharram:
– Nabi Musa dan Bani Israel diselamatkan dari kejaran Fir’aun (10 Muharram)
– Terbunuhnya cucu Rasulullah, Husain bin Ali, di Karbala
– Nabi Adam diterima taubatnya
– Nabi Nuh diselamatkan dari banjir besar
- Menyemarakkan Muharram di Era Modern
Umat Islam dapat menghidupkan bulan Muharram dengan berbagai cara:
– Mengadakan pengajian dan tausiyah
– Program santunan yatim bersama lembaga zakat seperti Lazisnur
– Kampanye sosial media bertema #HijrahBareng dan #BerkahMuharram
– Mengajak keluarga dan anak-anak memahami kalender Hijriyah
– Membuat resolusi tahunan Islami.
Baca juga : 7 Keistimewaan Bulan Muharram Yang Perlu Anda Tahu
- Penutup
Bulan Muharram adalah momentum yang sangat baik untuk meningkatkan keimanan dan kepekaan sosial. Keutamaannya diakui dalam Al-Qur’an dan hadis, serta diperkuat oleh sejarah besar para nabi dan pejuang Islam.
Dengan menghidupkan bulan ini lewat puasa, doa, muhasabah, dan kepedulian terhadap anak yatim dan dhuafa, semoga kita menjadi pribadi yang lebih baik dan bertakwa.
Sumber Referensi:
– TanyaSyariah.com: https://tanyasyariah.com/
– Al-Qur’an Surat At-Taubah: 36
– HR. Muslim, HR. Bukhari, HR. Tirmidzi
– Kitab Syarh Shahih Muslim – Imam Nawawi
