LAZISNUR dan Askrindo Syariah Salurkan 140 Paket “Bingkisan Cinta untuk Guru” di Kabupaten Bogor
Bogor — Dalam semangat kepedulian dan penghargaan kepada para pendidik umat, LAZISNUR bersama PT Askrindo Syariah menyalurkan 140 paket program “Bingkisan Cinta untuk Guru” kepada para guru ngaji dan tenaga pendidik di wilayah Kabupaten Bogor. Program ini menyasar para guru RA, guru SD dan SMP, guru ngaji TPA, serta pengajar majelis taklim di kampung-kampung yang selama ini mengabdikan diri dalam mendidik generasi dengan nilai-nilai keislaman. Penyaluran bantuan dilakukan di empat kecamatan, yaitu Kecamatan Bojonggede, Kecamatan Tajur Halang, Kecamatan Cibinong, dan Kecamatan Dramaga. Program ini menjadi bentuk apresiasi kepada para guru yang selama ini berperan penting dalam membina masyarakat, khususnya dalam mengajarkan Al-Qur’an dan ilmu agama di lingkungan sekitar. Direktur Marketing LAZISNUR dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya program tersebut serta mengucapkan terima kasih kepada PT Askrindo Syariah atas dukungan dan kolaborasi yang telah terjalin. “Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PT Askrindo Syariah atas kepercayaan dan kolaborasinya bersama LAZISNUR dalam program Bingkisan Cinta untuk Guru ini. Dukungan ini sangat berarti bagi para guru ngaji dan pendidik yang selama ini menjadi garda terdepan dalam membina generasi Qurani di masyarakat,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa para guru ngaji memiliki peran yang sangat penting dalam membangun karakter dan akhlak generasi muda. Melalui program ini diharapkan para guru dapat merasakan perhatian dan dukungan dari berbagai pihak atas dedikasi yang mereka lakukan selama ini. Baca Juga : Senja di Kampung Caglak: Lazisnur Bagikan 85 Paket Berbuka untuk Santri PPQ Nahwanur Program ini juga menghadirkan kisah inspiratif dari salah satu penerima manfaat, Ustadz Endang Abdullah, seorang guru ngaji yang mengabdikan hidupnya untuk mengajarkan Al-Qur’an kepada anak-anak di wilayah Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor. Di usia 49 tahun, Ustadz Endang memimpin TPA Qurota ‘Ayun yang ia rintis sejak tahun 2019. Meski fasilitas yang dimiliki sangat sederhana—berupa bangunan dari anyaman bambu dengan tiang bambu—semangat belajar para santri tidak pernah surut. Setiap hari sekitar 80 santri berusia 5 hingga 14 tahun datang untuk belajar membaca dan menulis Al-Qur’an. Selain itu, para santri juga diajarkan berbagai kegiatan keislaman seperti pidato, kaligrafi, dan sejarah Islam. Tidak hanya membimbing anak-anak, Ustadz Endang juga aktif membina ibu-ibu majelis taklim di lingkungan sekitar. Baginya, mengajar Al-Qur’an merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh keikhlasan. Untuk memenuhi kebutuhan keluarganya, Ustadz Endang memiliki berbagai keterampilan seperti seni kaligrafi, membuat kerawangan masjid, memasang kusen aluminium, serta pekerjaan jasa las. Di balik kesederhanaan tersebut, beliau menyimpan harapan besar agar suatu hari TPA yang ia rintis dapat berkembang menjadi sebuah pondok pesantren yang mampu melahirkan generasi Qurani dari kampungnya. Melalui program Bingkisan Cinta untuk Guru, LAZISNUR dan Askrindo Syariah berharap bantuan yang diberikan dapat menjadi penyemangat bagi para guru yang selama ini berjuang mendidik generasi umat, sering kali dengan fasilitas dan dukungan yang terbatas. Kolaborasi antara lembaga zakat dan perusahaan ini diharapkan dapat terus menghadirkan program-program sosial yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat, khususnya bagi para pejuang pendidikan yang selama ini menjaga cahaya Al-Qur’an tetap hidup di tengah masyarakat.






