Merawat Sang Penerang Umat: 444 Dai Jalani Pemeriksaan Kesehatan Gratis dari Lazisnur

Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Dai: Kolaborasi Lazisnur, IKADI, dan Prokami Hadirkan Layanan Kemanusiaan di 5 Kecamatan Kabupaten Bogor

Bogor –Ahad, 22 Juni 2025 Dalam rangka meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan para dai yang menjadi ujung tombak dakwah di tengah masyarakat, Lazisnur bekerja sama dengan Ikatan Dai Indonesia (IKADI) Kabupaten Bogor dan Perhimpunan Profesional Kesehatan Muslim Indonesia (Prokami) sukses menggelar program pemeriksaan kesehatan gratis. Program ini dilaksanakan di lima titik strategis yaitu Kecamatan Bojonggede, Cibinong, Cileungsi, Tajur Halang, dan satu lokasi tambahan yang dipusatkan untuk menjangkau lebih banyak dai dan daiyah dari wilayah sekitarnya.

Kegiatan yang berlangsung selama beberapa hari ini menyasar para dai, ustaz, dan pegiat dakwah yang selama ini mendedikasikan waktu dan tenaga mereka untuk membina umat, sering kali tanpa memerhatikan kondisi kesehatan pribadi mereka. Sebanyak 444 dai dan daiyah tercatat sebagai penerima manfaat langsung dari layanan ini.

Sinergi Lembaga untuk Kesehatan Para Pejuang Dakwah

Direktur Utama Lazisnur, Hadi Saptiono, dalam sambutannya menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Lazisnur dalam memberdayakan dan melindungi para pejuang dakwah, bukan hanya dalam aspek finansial atau keilmuan, tetapi juga dalam aspek kesehatan yang seringkali terabaikan.

“Kesehatan adalah modal utama dalam berdakwah. Melalui program ini, kami ingin memastikan para dai tetap sehat agar dapat terus menyampaikan nilai-nilai Islam ke tengah masyarakat,” ujar Hadi.

Sementara itu, Ketua IKADI Kabupaten Bogor, Ust. Enjang Farid , S.Sos. M.M, menegaskan pentingnya kegiatan ini sebagai bentuk perhatian konkret terhadap para dai di lapangan.

“Para dai adalah garda depan dalam membimbing umat. Terkadang mereka bergerak dari satu majelis ke majelis lain, dari satu desa ke desa lain, tanpa sempat memeriksa kesehatannya. Karena itu, inisiatif dari Lazisnur dan Prokami ini sangat kami apresiasi,” ujarnya.

Prokami sebagai mitra tenaga medis menghadirkan tim kesehatan profesional yang terdiri dari dokter umum, perawat, dan apoteker, serta membawa peralatan medis untuk pemeriksaan tekanan darah, gula darah, asam urat, kolesterol, hingga konsultasi medis ringan.

Menurut Koordinator Tim Medis Prokami Bogor, dr. Reni Mustika, pemeriksaan ini juga menjadi ajang edukasi untuk para dai tentang pentingnya gaya hidup sehat, deteksi dini penyakit, dan manajemen kesehatan jangka panjang.

“Kami mendapati bahwa cukup banyak dai yang memiliki potensi risiko hipertensi dan diabetes karena faktor usia, pola makan, dan aktivitas fisik yang minim. Lewat program ini, mereka tidak hanya diperiksa tapi juga diedukasi,” terang dr. Reni.

Rangkaian Lokasi Kegiatan

Pelaksanaan program ini dibagi ke dalam beberapa titik lokasi yang mewakili kawasan dengan konsentrasi dai cukup tinggi:

  1. Bojonggede ( Di SDIT Nahwa Nur )

  2. Cibinong (SMP PGRI 1 Cibinong )

  3. Cileungsi (Yayasan Al Fityan )

  4. Tajur Halang (Masjid Salman Perumahan Inkopad)

  5. Lokasi Tambahan (SMAIT Ummul Quro Tanah Sareal )

    Baca Juga : Report Layanan Ambulance Dhuafa Bulan Juli 2024

Testimoni dan Antusiasme Para Dai

Salah satu peserta, Ustadz Dedi oktarinto , mengungkapkan rasa syukurnya atas kegiatan ini.

“Saya sudah lama tidak periksa kesehatan. Alhamdulillah hari ini diperiksa tekanan darah saya tinggi, dan dokter memberi saran untuk menjaga makan dan mengurangi kopi. Ini sangat membantu,” ujarnya.

Ust Faruq salah satu usatidz di Pesantren Nahwanur menyampaikan..

“Biasanya kami hanya fokus mengajar, kadang tidak sadar tubuh lelah dan stres. Pemeriksaan ini membuat saya lebih sadar pentingnya menjaga kesehatan,” katanya.

Hal ini menunjukkan urgensi dilaksanakannya program berkelanjutan yang menyasar dai dan tenaga pengajar keagamaan di akar rumput.

Keberlanjutan dan Rencana Program Selanjutnya

Lazisnur berencana menjadikan kegiatan ini sebagai program rutin tahunan, bahkan bila memungkinkan dapat dikembangkan dalam bentuk “Klinik Dai Sehat Keliling” yang menjangkau wilayah-wilayah terpencil.

Selain itu, tim Lazisnur juga akan menindaklanjuti peserta dengan kondisi serius melalui pendampingan kesehatan lanjutan bekerja sama dengan fasilitas layanan kesehatan mitra.

“Kami ingin para dai tahu bahwa mereka tidak sendiri. Lazisnur bersama donatur akan terus membersamai perjuangan mereka melalui program-program yang relevan dan berkelanjutan,” ujar  Yusuf Cakhyono, Direktur Marketing Lazisnur

Apresiasi dan Ajakan untuk Donatur

Lazisnur mengucapkan terima kasih kepada para donatur dan mitra yang telah berkontribusi dalam mendukung terlaksananya program ini. Kolaborasi dengan IKADI dan Prokami juga menunjukkan pentingnya sinergi antara lembaga keagamaan dan profesional kesehatan dalam mendorong kehidupan umat yang lebih baik.

Kepada masyarakat luas, Lazisnur membuka kesempatan untuk berpartisipasi dalam gerakan kebaikan ini, baik sebagai donatur, relawan, maupun mitra program.

Untuk informasi lebih lanjut dan donasi program kesehatan dai, masyarakat dapat mengunjungi situs resmi: www.lazisnur.or.id atau kanal media sosial @lazisnur.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top